
Editorialkaltim.com – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama masyarakat Kelurahan Temindung Permai, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan permukiman.
Gotong royong dilaksanakan di sejumlah lokasi, yakni sepanjang Jalan Hasan Basri RT 019, Jalan Ahmad Yani Gang 1, serta Perumahan Cendrawasih Permai RT 018, Kelurahan Temindung Permai.
Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah kelurahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, pengurus rukun tetangga (RT), serta masyarakat setempat.
Saefuddin mengatakan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga dalam menjaga kondisi permukiman agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Ia menilai gotong royong bukan sekadar aktivitas membersihkan lingkungan, melainkan juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan membangun kepedulian terhadap kawasan tempat tinggal.
“Gotong royong ini bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap tempat tinggal sendiri,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Saefuddin menjelaskan, keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam satu kegiatan dapat memperkuat kerja sama untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan.
Menurutnya, upaya menjaga kebersihan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Masyarakat diharapkan tidak hanya terlibat ketika kegiatan gotong royong diselenggarakan, tetapi juga membiasakan diri merawat lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kesadaran tersebut dapat diwujudkan melalui kebiasaan menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, serta memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar rumah masing-masing.
Selain menciptakan kawasan yang lebih tertata, lingkungan yang terawat juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Saefuddin menambahkan, kegiatan bersama seperti gotong royong memiliki nilai sosial yang penting karena dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan.
“Yang paling penting adalah bagaimana semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ucapnya.
Ia berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dapat terus meningkat sehingga upaya menciptakan lingkungan yang sehat tidak hanya bergantung pada program pemerintah.
Keterlibatan pemerintah kelurahan, PUPR, pengurus RT, dan warga juga dinilai menjadi contoh pentingnya koordinasi dalam menjaga kualitas lingkungan permukiman.
Melalui kegiatan tersebut, Saefuddin mengajak masyarakat Temindung Permai untuk terus mempertahankan budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dengan kepedulian dan kerja sama yang terjaga, lingkungan permukiman diharapkan semakin bersih, nyaman, dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis. (ADV)



