Samarinda

Dewan Samarinda Minta Petugas Humanis dalam Penertiban Bangunan Tanpa Izin

Anggota DPRD Samarinda, Angkasa Jaya. (Istimewa)

Editorialkaltim.com – Menanggapi maraknya bangunan tanpa izin di Kota Tepian, khususnya di kawasan sepadan sungai, Angkasa Jaya Djoehrani, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, mengajak pemerintah untuk mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam proses penertiban.

Menurut Djoehrani, fenomena bangunan tanpa izin seringkali bukan semata-mata kesalahan masyarakat, tetapi lebih kepada ketidaktahuan atau kebutuhan mendesak.

Baca  Kesadaran Buang Sampah Masih Rendah, DLH Samarinda Tegaskan Pentingnya Kepatuhan

“Mereka mendirikan bangunan mungkin karena kebutuhan mendesak, namun tetap harus sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.

Politikus dari PDI-P ini menekankan bahwa dalam proses penertiban, pihak terkait harus mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

“Tidak bisa hanya dengan cara menggusur. Harus ada solusi alternatif yang ditawarkan kepada masyarakat, seperti relokasi atau bantuan lainnya,” tuturnya.

Baca  Dispora Kaltim Siapkan Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Atlet Softball, Baseball, Karate, dan Voli

Ia juga mengingatkan bahwa setiap warga di Samarinda adalah bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki hak konstitusional untuk mendapatkan hidup yang layak.

Dengan demikian, Djoehrani berharap agar pemerintah dan DPRD dapat bekerja sama mencari solusi yang adil dan tepat bagi masyarakat, sehingga permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik. (lin/adv)

Baca  Hadapi Kemarau, PWI Kaltim Gelar Salat Istisqa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button