Penajam Paser Utara

Tiga KNMP Mulai Dibangun, Pemkab PPU Perkuat Infrastruktur Ekonomi Nelayan

Pembangunan KNMP

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai merealisasikan pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membantu nelayan menekan beban operasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan.

Pembangunan KNMP mulai direalisasikan di tiga wilayah PPU, yakni Kelurahan Nenang, Tanjung Tengah dan Desa Api-Api. Program prioritas nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut sebelumnya diusulkan Bupati PPU Mudyat Noor sebagai bagian dari upaya memperoleh dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Bagi nelayan, persoalan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan jumlah ikan yang berhasil ditangkap. Ketersediaan tempat pendaratan ikan, fasilitas penyimpanan, perbekalan melaut hingga biaya membawa hasil tangkapan menuju pasar ikut memengaruhi pendapatan yang akhirnya diterima keluarga nelayan.

Baca  KPU PPU Luncurkan Bawaslu Super Fest 2024, Ajak Masyarakat Kawal Pemilu Bersih

Karena itu, pembangunan KNMP diharapkan mampu memperkuat rantai usaha perikanan dari proses pendaratan hingga pemasaran hasil tangkapan. Infrastruktur yang lebih memadai juga diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hasil perikanan sebelum sampai kepada konsumen.

Kelurahan Nenang direncanakan menjadi pusat KNMP di Kabupaten PPU. Sementara kawasan Tanjung Tengah dan Api-Api akan berperan sebagai penyangga untuk memperkuat pelayanan dan aktivitas perikanan di wilayah pesisir.

Baca  Pemkab PPU Dorong Ling Tien Kung Jadi Pilihan Olahraga Lintas Usia

Realisasi pembangunan tiga kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab PPU mendorong sektor perikanan memperoleh dukungan infrastruktur yang lebih memadai. Pemerintah daerah sebelumnya memperjuangkan usulan tersebut kepada KKP agar kebutuhan nelayan yang membutuhkan dukungan anggaran besar dapat ditangani melalui sinergi dengan pemerintah pusat.

Harapan terhadap program tersebut juga disampaikan masyarakat pesisir. Salah seorang nelayan Desa Api-Api, Ansyar, mengaku menyambut positif pembangunan KNMP karena fasilitas yang disiapkan diharapkan dapat menunjang aktivitas nelayan.

“Kami sebagai masyarakat tentunya melihat pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dan skala prioritas, dan saat ini kami merasa bersyukur serta mendukung dengan adanya program KNMP ini, sehingga harapan ke depannya dapat menunjang kebutuhan para nelayan,” ungkap Ansyar.

Baca  Masuk Zona Merah, Kasus Malaria di PPU Capai 687 per Juni 2023

Pembangunan KNMP diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha perikanan yang lebih efisien. Dengan fasilitas pendaratan, penyimpanan dan pendukung aktivitas perikanan yang semakin baik, nelayan memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan kualitas sekaligus meningkatkan nilai jual hasil tangkapan.

Pemkab PPU berharap pembangunan KNMP di Nenang, Tanjung Tengah dan Api-Api dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pengungkit ekonomi nelayan sekaligus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button