KaltimPenajam Paser Utara

Satpol PP PPU Soroti Minimnya SPBU di Pedalaman

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP PPU, Ali Tubo (Foto: Editorialkaltim/Agustina)

Editorialkaltim.com – Keterbatasan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dinilai menjadi persoalan utama distribusi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Minimnya titik penyaluran membuat kebutuhan BBM masyarakat, terutama di kawasan pedalaman, belum terlayani secara optimal.

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP PPU, Ali Tubo, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan tingginya kebutuhan BBM belum diimbangi ketersediaan sarana penyaluran yang memadai.

Baca  Menteri ATR/BPN Silaturahmi Bersama Ormas Islam di Samarinda

“Kalau melihat hasil identifikasi di lapangan, persoalan utamanya memang kebutuhan SPBU. Masih ada wilayah yang belum terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ali menyebut persoalan distribusi BBM tidak hanya terjadi di Kecamatan Penajam. Sejumlah wilayah lain, seperti Sungai Parit dan Kecamatan Babulu, juga memiliki kebutuhan bahan bakar cukup tinggi.

Menurutnya, keterbatasan SPBU menjadi persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi. Penambahan titik penyaluran dinilai penting agar masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM.

Baca  Bappeda Samarinda Yakin LKPD 2025 Kembali Kantongi Opini WTP

“Faktor keterbatasan SPBU yang belum menjangkau wilayah-wilayah itu menjadi persoalan di hulunya,” katanya.

Satpol PP PPU telah menyampaikan masukan kepada pimpinan daerah agar mendorong penambahan titik penyaluran BBM. Salah satu opsi yang dinilai dapat dikembangkan ialah Pertashop di desa dan kelurahan yang belum terjangkau SPBU.

“Mungkin bisa didorong pengembangan Pertashop di wilayah desa atau kelurahan karena kebutuhan BBM masyarakat memang cukup tinggi,” jelasnya.

Tingginya kebutuhan BBM juga terlihat dari antrean panjang kendaraan di SPBU Kecamatan Babulu beberapa waktu lalu. Satpol PP PPU bahkan turun melakukan pengamanan dan penertiban agar antrean tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca  Tokoh Terbaik Kaltim Siap Bersaing di Munas V Fokal IMM 2023

“Beberapa minggu lalu kami melakukan pengamanan dan penertiban di SPBU Babulu karena terjadi lonjakan antrean kendaraan yang cukup tinggi,” pungkasnya. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button