BPBD PPU Baru Tahu Dua Anak Terjebak Saat Pemadaman

Editorialkaltim.com – Petugas gabungan baru mengetahui ada dua anak yang masih berada di dalam rumah ketika proses pemadaman kebakaran di RT 06, Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), tengah berlangsung. Informasi itu tidak diterima petugas saat pertama kali tiba di lokasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Nurlaila mengatakan, tim pemadam langsung fokus menjinakkan api yang sudah membesar. Saat itu, tidak ada informasi awal mengenai korban yang masih berada di dalam bangunan.
“Pas tim datang, enggak ada informasi awal kalau ternyata masih ada anak-anak di dalam rumah,” kata Nurlaila.
Informasi mengenai keberadaan dua anak tersebut baru muncul di tengah proses pemadaman. Warga menyampaikan ada anak yang diduga masih terjebak di dalam rumah.
“Baru saat proses pemadaman berlangsung muncul informasi, ‘Wah, ada anak-anak di dalam,’” ujarnya.
Menurut Nurlaila, ibu korban juga tidak langsung memberi tahu petugas jika kedua anaknya masih berada di dalam rumah. Kondisi tersebut membuat petugas tidak mengetahui sejak awal adanya korban yang perlu dievakuasi.
“Ibu-ibunya juga enggak langsung bilang, ‘Itu ada anak saya di situ,’” tuturnya.
Nurlaila menyebut salah satu korban berusia 7 tahun diduga memiliki kebutuhan khusus. Berdasarkan informasi yang diterimanya, anak tersebut tidak merespons ketika diajak menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
“Katanya sudah ditarik tangannya, tapi dia enggak merespons mau keluar,” ungkapnya.
Selain terlibat dalam penanganan kebakaran, Nurlaila ikut mengawal proses identifikasi korban di rumah sakit. Identifikasi sempat terkendala karena seluruh dokumen keluarga ikut terbakar.
BPBD kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memperoleh data identitas korban.
“Saya telepon Dukcapil untuk mendapatkan data korban karena semua dokumennya terbakar,” katanya.
Kondisi jenazah yang mengalami luka bakar berat juga menjadi kendala dalam proses identifikasi.
“Proses identifikasi jenazah juga terkendala karena kondisi korban sudah terbakar,” pungkasnya. (tin/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



