Penajam Paser Utara

Pemkab PPU Dorong Sinergi dengan TNI Tetap Terjaga di Bawah Kepemimpinan Danrem Baru

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Margono Hadi Sutanto menghadiri pisah sambut Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memandang sinergi pemerintah daerah bersama TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung kelancaran pembangunan. Kolaborasi yang telah terbangun diharapkan terus berlanjut seiring pergantian kepemimpinan Korem 091/Aji Surya Natakesuma.

Pemkab PPU melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Margono Hadi Sutanto menghadiri pisah sambut Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Kamis (29/10/2026).

Pergantian kepemimpinan tersebut menandai dimulainya tugas Kolonel Infanteri Rony Fitriyanto sebagai Danrem 091/Aji Surya Natakesuma menggantikan Brigadir Jenderal TNI Anggara Sitompul. Anggara selanjutnya mengemban tugas sebagai Inspektur Daerah Militer (Irdam) XII/Tanjungpura.

Baca  130 Jamaah Haji PPU Resmi Diberangkatkan, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesiapan Fisik dan Mental

Acara tersebut mempertemukan berbagai unsur pemerintah dan keamanan di Kalimantan Timur. Hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni yang mewakili Gubernur Kaltim, unsur TNI-Polri, pemerintah kabupaten/kota, tokoh masyarakat, tokoh agama serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kebersamaan lintas unsur tersebut sekaligus menggambarkan pentingnya komunikasi dalam menjaga kondisi daerah tetap kondusif. Koordinasi yang terbangun selama ini menjadi modal untuk menangani berbagai persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pesan perpisahannya, Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama kurang lebih dua tahun tujuh bulan di Kalimantan Timur.

Baca  Pemkab PPU Minta SKPD Percepat Pelaksanaan Program Perubahan APBD 2026

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung tugas selama sekitar dua tahun tujuh bulan. Kerja sama pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama menjadi kekuatan penting agar berbagai potensi persoalan di wilayah dapat kita tangani dan redam bersama,” ungkap Anggara.

Menurutnya, masyarakat Kalimantan Timur memiliki kekuatan berupa toleransi dan kearifan lokal yang tetap terpelihara. Kondisi tersebut perlu didukung komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan dan elemen masyarakat agar stabilitas daerah dapat terus dijaga.

Bagi Pemkab PPU, hubungan dengan jajaran TNI juga memiliki arti strategis dalam mendukung berbagai agenda daerah. Koordinasi lintas sektor diperlukan tidak hanya dalam persoalan keamanan, tetapi juga untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi aktivitas pemerintahan dan pembangunan.

Baca  Diskominfo PPU Bekali Pelajar Pengalaman Dunia Kerja melalui Program PKL

Pergantian pucuk pimpinan Korem 091/Aji Surya Natakesuma diharapkan tidak mengurangi kekuatan kolaborasi yang selama ini telah terbentuk. Sebaliknya, momentum tersebut diharapkan membuka ruang untuk semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI.

Pemkab PPU berharap sinergi tersebut terus dipertahankan di bawah kepemimpinan Danrem yang baru. Stabilitas keamanan, komunikasi antarpemangku kepentingan dan kebersamaan dengan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten PPU, tetap aman dan kondusif dalam menjalankan agenda pembangunan. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button