Penajam Paser Utara

Bupati PPU Dorong Pemuda Sepaku Siapkan Diri Tangkap Peluang Pembangunan IKN

Pekan Olahraga Karang Taruna (Pokar) 2026 Kecamatan Sepaku

Editorialkaltim.com – Perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai harus menjadi peluang bagi generasi muda di Kecamatan Sepaku untuk meningkatkan kapasitas dan mengambil peran dalam pembangunan. Pemuda lokal didorong mempersiapkan diri agar tidak hanya menyaksikan perubahan yang berlangsung di wilayahnya, tetapi mampu terlibat dan memperoleh manfaat dari perkembangan tersebut.

Pesan itu disampaikan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor saat menghadiri malam apresiasi sekaligus menutup rangkaian Pekan Olahraga Karang Taruna (Pokar) 2026 Kecamatan Sepaku di Desa Bumi Harapan, Jumat (30/10/2026) malam.

Menurut Mudyat, keberadaan IKN membawa perubahan yang perlu direspons dengan kesiapan sumber daya manusia lokal. Generasi muda Sepaku memiliki posisi strategis karena berada di kawasan yang bersinggungan langsung dengan perkembangan ibu kota baru.

Baca  Pemkab PPU Gelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah

Karena itu, pembinaan pemuda dinilai perlu terus diperkuat. Salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan adalah kegiatan Karang Taruna yang tidak hanya mempertemukan pemuda melalui kompetisi, tetapi juga membangun kebersamaan, sportivitas dan kemampuan berorganisasi.

Pokar Kecamatan Sepaku sendiri telah memasuki penyelenggaraan keempat. Bagi Mudyat, keberlanjutan kegiatan tersebut menunjukkan adanya ruang positif yang dapat dimanfaatkan untuk menggali sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di tingkat desa.

“Pokar bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari proses pembinaan anak-anak muda. Kita berharap melalui kegiatan semacam ini akan muncul generasi yang memiliki potensi, karakter kuat dan nantinya mampu menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Mudyat.

Baca  Zaenal Arifin Memohon Bantuan untuk Masalah Air Bersih di Desa Babulu Laut

Ia berharap pembinaan tersebut berjalan berkelanjutan sehingga pemuda memiliki kesiapan untuk menghadapi perubahan di wilayah Sepaku. Terlebih, pembangunan IKN membuka dinamika baru yang membutuhkan kemampuan beradaptasi dan keterlibatan masyarakat lokal.

Mudyat juga mendorong Karang Taruna untuk terus menghadirkan kegiatan yang mampu mengembangkan kapasitas pemuda. Organisasi kepemudaan diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar bekerja sama, membangun kepemimpinan dan memberikan kontribusi kepada lingkungan masing-masing.

Pelaksanaan Pokar tahun berikutnya pun diharapkan tidak sekadar mengulang konsep yang sama. Memasuki penyelenggaraan kelima, kegiatan tersebut didorong menghadirkan inovasi dan pembaruan sehingga manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca  Bupati Mudyat Kunjungi Asrama Mahasiswa PPU di Yogyakarta

Bagi Pemkab PPU, pembangunan fisik yang berlangsung seiring perkembangan IKN perlu diimbangi dengan kesiapan masyarakat di sekitarnya. Generasi muda menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang agar mampu mengambil bagian dalam perubahan tersebut.

Melalui kegiatan seperti Pokar dan pembinaan Karang Taruna, Pemkab PPU berharap pemuda Sepaku semakin percaya diri mengembangkan potensinya. Dengan kapasitas dan karakter yang kuat, generasi lokal diharapkan mampu tampil sebagai bagian dari pelaku pembangunan sekaligus memanfaatkan peluang yang tumbuh bersama perkembangan IKN. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button