
Editorialkaltim.com – Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berkembang, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dihadapkan pada tantangan untuk menentukan program yang benar-benar mendesak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ruang fiskal yang diperkirakan semakin terbatas pada 2028 membuat setiap usulan pembangunan harus disusun lebih cermat, terukur, dan berdasarkan skala prioritas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti., menyampaikan perencanaan pembangunan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif. Setiap program harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, sejalan dengan kewenangan pemerintah daerah, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Kita harus jujur membaca situasi ke depan. Prediksi kondisi keuangan dan fiskal Kota Samarinda pada tahun 2028 menunjukkan ruang anggaran yang diperkirakan akan sangat ketat. Oleh karena itu, RKPD Tahun 2028 harus menjadi dokumen yang selektif,” ungkapnya saat memberikan sambutan dalam agenda Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Ballroom Arutala, Bapperida Samarinda, Senin (2/11/2026).
Neneng menjelaskan, RKPD memiliki posisi strategis karena menjadi pedoman pemerintah daerah dalam menetapkan program, kegiatan, subkegiatan, target kinerja, hingga alokasi anggaran. Karena itu, kualitas dokumen perencanaan akan sangat menentukan efektivitas pelaksanaan pembangunan.
Ia menekankan Musrenbang harus menjadi ruang untuk menyaring dan menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebutuhan pembangunan yang paling mendesak. Usulan tidak cukup hanya disampaikan, tetapi juga harus dilengkapi informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Setiap usulan harus benar-benar dilihat urgensinya, manfaatnya bagi masyarakat, kesesuaiannya dengan kewenangan pemerintah daerah, serta kemampuan keuangan daerah untuk membiayainya,” jelasnya.
Untuk memastikan proses tersebut berjalan optimal, Neneng menitipkan enam hal kepada seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah. Pertama, memahami serta menerapkan petunjuk teknis Musrenbang secara konsisten. Kedua, memastikan setiap usulan berangkat dari kebutuhan nyata, disertai uraian permasalahan, lokasi yang jelas, manfaat terukur, dan keterkaitan dengan prioritas pembangunan.
Ketiga, setiap perangkat daerah harus menghormati batas kewenangan dan tugas masing-masing. Keempat, aspirasi masyarakat perlu disinkronkan secara terpadu agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
Kelima, proses verifikasi dan penentuan prioritas harus diperkuat. Keenam, pemanfaatan teknologi perlu dioptimalkan dengan tetap mengutamakan kualitas dan keakuratan data.
Perhatian khusus juga diberikan kepada camat dan lurah sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat.
“Camat dan lurah harus hadir di tengah masyarakat. Kenali persoalan di wilayah, bangun komunikasi, dan pastikan aspirasi yang disampaikan benar-benar mencerminkan kebutuhan prioritas serta didukung data,” ujar Neneng.
Kepada para kepala perangkat daerah, Neneng mengingatkan pentingnya melakukan verifikasi usulan secara profesional dan objektif. Usulan yang diterima maupun yang belum dapat diakomodasi harus memiliki alasan yang jelas sehingga masyarakat memahami dasar pengambilan keputusan.
Menurutnya, transparansi dalam proses perencanaan menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik. Dengan demikian, keterbatasan anggaran tidak serta-merta menjadi penghalang pembangunan, melainkan mendorong pemerintah menetapkan pilihan secara lebih bertanggung jawab.
Neneng juga meminta Bapperida Kota Samarinda mengawal seluruh tahapan penyusunan RKPD 2028, mulai dari menjaga konsistensi perencanaan, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, hingga memastikan setiap tahapan berjalan sesuai jadwal dan ketentuan.
“Mari kita bangun pola kerja yang kolaboratif, responsif, dan bertanggung jawab. Keberhasilan pembangunan Kota Samarinda merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutup Neneng. (ADV)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



