Polres PPU Gelar Operasi Patuh Mahakam 2026

Editorialkaltim.com – Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Operasi Patuh Mahakam 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan pengendara, menekan pelanggaran, serta mencegah kecelakaan lalu lintas.
Operasi diawali dengan apel gelar pasukan, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan operasi pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan data evaluasi, jumlah penindakan tilang selama Operasi Patuh 2025 mencapai 290 kasus. Angka tersebut meningkat 97 kasus atau sekitar 50 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 193 kasus.
Jumlah teguran juga mengalami kenaikan, dari 721 pada 2024 menjadi 786 pada 2025 atau bertambah 65 teguran.
Peningkatan penindakan tersebut menjadi perhatian kepolisian dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Operasi tahun ini diharapkan mampu mengurangi pelanggaran sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026 melibatkan sejumlah instansi, antara lain TNI, Polri, Dinas Perhubungan Kabupaten PPU, Subdenpom VI/I-4 PPU, serta perwakilan Jasa Raharja Penajam.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Dalam amanat Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara yang dibacakan Wakapolres PPU, operasi tahun ini mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.
Meski jumlah penindakan meningkat, angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh 2025 menunjukkan penurunan.
Tercatat tidak ada kecelakaan selama operasi berlangsung pada 2025. Sementara itu, pada 2024 terdapat satu kejadian. Jumlah korban meninggal dunia dalam kedua periode tersebut juga tercatat nihil.
Melalui amanatnya, Andreas menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab seluruh personel selama menjalankan operasi.
Petugas diminta mengedepankan pendekatan humanis, menghindari tindakan arogan, serta mengutamakan keselamatan saat bertugas di lapangan.
Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas tetap dilakukan secara tegas, terutama terhadap perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menjaga kedisiplinan, menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menggunakan media sosial secara bijak.
Melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, Polres PPU berharap kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas semakin meningkat.
Kesadaran berkendara secara tertib dan aman diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat operasi kepolisian berlangsung. (ta/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



