
Editorialkaltim.com – Wakil Ketua I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, mendorong pengenalan bahasa Kutai kepada anak-anak sejak bangku sekolah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberadaan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.
Rasid mengatakan, bahasa Kutai merupakan bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat yang harus terus dilestarikan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga warisan tersebut agar tetap dikenal dan digunakan.
“Bahasa Kutai harus terus dikembangkan dan dilestarikan,” ujar Rasid, Senin (10/8/2026).
Ia menilai, upaya pelestarian bahasa daerah tidak cukup hanya melalui kegiatan komunitas maupun acara kebudayaan. Diperlukan langkah berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan.
Menurut Rasid, sekolah dapat menjadi tempat untuk memperkenalkan bahasa Kutai secara lebih luas kepada generasi muda. Melalui lingkungan pendidikan, anak-anak tidak hanya mengenal kosakata dan cara berkomunikasi, tetapi juga memahami nilai budaya yang melekat dalam bahasa tersebut.
Rasid mengingatkan pentingnya menjaga bahasa Kutai sebagai salah satu ciri khas masyarakat Kutai di Kalimantan Timur. Ia berharap perkembangan teknologi dan penggunaan bahasa lain tidak membuat generasi muda semakin jauh dari bahasa daerahnya sendiri.
“Pelestarian harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui lingkungan pendidikan,” katanya.
Ia menjelaskan, pengenalan bahasa daerah sejak usia sekolah dapat membantu menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal. Dengan demikian, anak-anak diharapkan tidak sekadar mengetahui keberadaan bahasa Kutai, tetapi juga memiliki keinginan untuk mempelajari dan melestarikannya.
Rasid juga menekankan perlunya dukungan berbagai pihak agar upaya pelestarian tersebut berjalan secara konsisten. Keterlibatan sekolah dinilai dapat memperluas kesempatan generasi muda untuk mengenal bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, DPRD Kukar akan mendorong peningkatan pengenalan bahasa Kutai di lingkungan sekolah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus menjaga keberadaan bahasa Kutai sebagai bagian dari identitas masyarakat.
Rasid berharap bahasa Kutai terus diwariskan kepada generasi berikutnya sehingga kekayaan budaya daerah tetap terjaga meskipun zaman terus berkembang.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



