Nasional

Gubernur Lemhannas Ingatkan Pemuda Tak Bergantung pada AI

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) TB Ace Hasan Syadzily (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) TB Ace Hasan Syadzily mengingatkan generasi muda agar tidak bergantung pada kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan analisis, pendidikan karakter, serta proses pembelajaran melalui interaksi langsung.

“Teknologi ini bagian yang tidak terpisahkan dari kemajuan teknologi. Tetapi jangan sampai kita kehilangan semangat untuk mendorong kecerdasan yang sifatnya analisis,” ujar Ace usai menyampaikan kuliah umum dalam kegiatan Lemhannas Goes to Campus di GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul), Selasa (22/9/2026).

Baca  Deretan Taipan RI Raup Cuan dari Bisnis Air Minum

Ia menilai pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan. Proses pembelajaran di kelas juga harus mampu membentuk karakter dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi berbagai persoalan.

Menurutnya, proses pembelajaran sudah seharusnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi, berpikir kritis, serta memecahkan berbagai persoalan secara mandiri.

Selain itu, pendidikan kebangsaan harus menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Penerapannya diarahkan untuk membangun sikap kritis sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air dan rasa tanggung jawab.

Baca  Transformasi Sepak Bola Nasional, FIFA Rampungkan Inspeksi 13 Stadion di Indonesia

“AI jangan sampai melahirkan anak muda yang berpikir instan, sehingga mereka tidak memiliki kemampuan analisis yang mendalam,” tegasnya.

Ace mengatakan ketergantungan terhadap AI juga berpotensi mengurangi proses pembentukan karakter, terutama apabila teknologi digunakan untuk menggantikan seluruh proses pembelajaran.

“Kita jangan sampai ketergantungan dengan AI, karena pembentukan karakter itu tidak bisa dipelajari dari AI. Kepemimpinan, empati, itu harus diajarkan langsung, misalnya pembentukan karakter kedisiplinan,” pungkasnya. (adr/ndi)

Baca  DPR Minta Pemberian THR Bagi Ojol Harus Berkelanjutan, Bukan Hanya Tahun Ini Saja

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button