KaltimKukar

Waktu Mepet, DPRD Kukar Dorong Anggaran RT Ku Terbaik Disesuaikan

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com – Waktu pelaksanaan Program RT Ku Terbaik yang tersisa sekitar tiga bulan menjadi perhatian DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Legislatif mendorong penyesuaian anggaran program tersebut agar pelaksanaannya tidak dipaksakan menjelang berakhirnya tahun anggaran 2026.

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengatakan, anggaran Rp150 juta untuk setiap RT sebenarnya memungkinkan jika program berjalan selama satu tahun penuh. Namun, kondisi berbeda terjadi tahun ini karena pelaksanaannya diperkirakan baru efektif mulai Oktober.

“Anggaran Rp150 juta tentu ideal jika program berjalan sejak Januari, tetapi sekarang sudah September sehingga waktu pelaksanaannya menjadi sangat terbatas sekali,” ujar Yani, Jumat (4/9/2026).

Baca  Sumpah Pemuda Momentum Transformasi Anak Muda

Dengan waktu yang tersisa, DPRD menilai pengalokasian anggaran secara penuh berisiko membuat pelaksanaan kegiatan tidak maksimal. Karena itu, penyesuaian anggaran dipandang sebagai pilihan agar program tetap berjalan sesuai kemampuan pelaksanaan di lapangan.

Salah satu opsi yang didorong ialah mengurangi alokasi hingga sekitar 50 persen dari nilai awal. Penyesuaian tersebut diharapkan memberi ruang bagi pengurus RT untuk menjalankan program tanpa terbebani target penyerapan anggaran dalam waktu singkat.

“Kami mengusulkan anggaran tahun ini dikurangi sekitar 50 persen agar kegiatan tetap terlaksana tanpa memaksakan penggunaan anggaran menjelang akhir tahun,” katanya.

Baca  Heri Keswanto Dorong Aturan Insentif Guru Lebih Fleksibel dalam Revisi Perda Pendidikan

DPRD Kukar juga melihat pelaksanaan selama sisa 2026 dapat menjadi tahap awal untuk mengevaluasi efektivitas Program RT Ku Terbaik. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan sebelum menentukan besaran anggaran bagi setiap RT tahun depan.

Jika program berjalan sesuai sasaran, DPRD membuka peluang mengembalikan alokasi secara penuh mulai 2027. Sebaliknya, berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki skema program.

“Tahun ini kita berikan sekitar 50 persen terlebih dahulu. Jika pelaksanaannya berhasil, alokasi penuh bisa kembali diberikan mulai tahun anggaran 2027,” imbuhnya.

Baca  Dorong Penambahan Anggaran APBD Perubahan 2025 untuk Benahi Fasilitas Sosial di Samarinda

Menurut Yani, penyesuaian anggaran tahun ini bukan berarti mengurangi komitmen terhadap Program RT Ku Terbaik. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menyeimbangkan kemampuan pelaksanaan dengan waktu yang tersedia.

DPRD berharap program berbasis lingkungan RT itu tetap menghasilkan manfaat bagi masyarakat meski berlangsung dalam periode lebih pendek. Evaluasi akhir tahun nantinya menjadi dasar untuk melihat efektivitas penggunaan anggaran sekaligus menentukan keberlanjutan program dengan skema penuh.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button