KaltimPenajam Paser Utara

Sekolah Rakyat PPU Tunggu Perencanaan Kementerian PU

Kepala Dinas Sosial Penajam Paser Utara, Ainie (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), masih dalam tahap persiapan. Pemerintah daerah menunggu perencanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebelum memfinalisasi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Kepala Dinas Sosial PPU Ainie mengatakan, persiapan administrasi telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir, termasuk penetapan lahan pembangunan.

“Untuk Sekolah Rakyat itu beberapa bulan kita lakukan persiapan secara administrasi ya mulai dari lahan terus persiapan yang lainnya itu hingga sampai saat ini kita menunggu finalisasi AMDAL. Nah AMDAL ini bisa kita finalisasi setelah mendapatkan perencanaan,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (8/9/2026).

Baca  Dispora Kaltim: PPLP Harus Ditingkatkan, Kemenpora Diminta Tambah Cabor dan Atlet

Menurut Ainie, perencanaan dari Kementerian PU diperlukan sebagai acuan untuk menyesuaikan pekerjaan di lapangan.

“Sambil kami masih menunggu perencanaan dari Kementerian PU, Kementerian PU kemarin menginformasikan segera kami lakukan finalisasi juga perencanaannya,” ujarnya.

Salah satu pekerjaan yang perlu disesuaikan dengan perencanaan tersebut ialah land clearing atau cut and fill, yakni pekerjaan persiapan dan penyesuaian kondisi lahan sebelum pembangunan.

“Kita bisa menyesuaikan dengan rencana di lapangan. Kita contoh kita diminta untuk melakukan land clearing atau cut and fill, nah kawan dari Dinas PU itu sudah siap,” jelasnya.

Baca  DPRD Kukar Tetapkan AKD Pasca-Pelantikan Pimpinan

Namun, pekerjaan tersebut tetap harus menunggu rancangan teknis agar tidak terjadi pekerjaan berulang di lapangan.

“Ketika dia di lapangan dia harus menyesuaikan dari rencana berapa kedalaman yang mau diratakan dan lain sebagainya, posisi-posisi mana saja yang harus diluruskan supaya gak kerja dua kali,” lanjutnya.

Sejumlah perangkat daerah turut dilibatkan sesuai tugas masing-masing, mulai dari Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga Bapelitbang.

“Yang terlibat di situ seperti Dinas PU nanti teknisnya, terus DLH terkait AMDAL-nya, terus disupporting oleh Bapelitbang,” ungkapnya.

Baca  DPRD Usung Raperda Guna Tekan Angka Perceraian di Samarinda

Ainie menyebut seluruh kebutuhan persiapan telah diinventarisasi dan dinyatakan lengkap. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu finalisasi dokumen lingkungan.

“Setelah kita inventarisir semua kita dinyatakan lengkap dan tinggal finalisasi untuk dokumen AMDAL dan Andal itu,” ujarnya.

Dengan demikian, pembangunan Sekolah Rakyat di PPU masih menunggu perencanaan Kementerian PU sebagai acuan sebelum finalisasi dokumen lingkungan dan pekerjaan fisik dilanjutkan. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button