KaltimSamarinda

Sekda Samarinda Pastikan Anggaran TPP Pegawai 2026 Tersedia

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, memastikan anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tahun 2026 tetap tersedia. Ia menyebut pencairan dilakukan secara bertahap setiap bulan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Mau TPP, gaji PPPK paruh waktu, gaji PPPK, PPPK paruh waktu itu insentif guru, tenaga kesehatan, semuanya itu kita jaga. Itu yang kita utamakan. Ibarat anggaran itu kasta paling tinggi sudah,” ujarnya saat ditemui di GOR Segiri, Kamis (29/10/2026).

Baca  Akhmed Reza Fachlevi Buka Turnamen Catur dan Lomba Tari SMA/SMK di Kutai Kartanegara

Ia mengakui keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam proses pencairan tunjangan. Meski demikian, Pemkot Samarinda tetap menempatkan pembayaran hak pegawai sebagai salah satu prioritas utama.

Neneng menjelaskan mekanisme pembayaran yang sebelumnya dilakukan setiap tiga bulan kini disesuaikan menjadi setiap bulan. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.

“Jadi, kemampuan kita sekarang bayarnya, kalau dulu kan per triwulan gitu ya, langsung gedubrak gitu ya, tiga bulan. Nah, ini kemampuan kita itu bayarnya per bulan. Jadi, yang triwulan tiga kemarin kan kalau tidak salah ya baru Juli,” jelasnya.

Baca  Sabaruddin Ungkap Dugaan Penggusuran Petani oleh PT BDAM, Picu Konflik Agraria

Ia menyebut proses pencairan pembayaran yang tertunda saat ini telah berjalan. Namun, realisasi pembayaran masih menunggu dana masuk ke kas daerah.

“Nah, ini minggu ini sudah diproses. Nah, cuma kita nunggu uangnya masuk,” katanya.

Menurut Neneng, salah satu faktor yang memengaruhi keterlambatan pencairan ialah dana kurang salur yang belum sepenuhnya diterima Pemkot Samarinda, baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Baca  Bupati Kukar Komit Fasilitasi Budaya Desa

Meski demikian, Pemkot Samarinda terus menjalin komunikasi dengan pihak terkait agar dana tersebut segera diterima. Dengan begitu, pembayaran hak pegawai dapat segera direalisasikan.

“Nah, cuma sekali lagi kita menunggu uang itu masuk ke kas daerah. Kalau ada tuh pasti kita distribusikan langsung,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button