KaltimKukar

Persiapan MTQH ke-46 Kaltim di Kukar Dimatangkan, Venue hingga Penginapan Dipastikan Siap

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Umum Panitia MTQH, Sunggono (Foto: Dok Sekda Kukar)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kesiapan lokasi perlombaan hingga akomodasi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Sejumlah kebutuhan teknis juga mulai difinalisasi menjelang pemaparan persiapan kepada pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat pemantapan ekspose MTQH yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar sekaligus Ketua Umum Panitia MTQH, Sunggono, di Ruang Rapat Sekda Kukar, Senin (2/11/2026).

Rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita itu melibatkan jajaran panitia pelaksana, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, koordinator seksi, kelompok kerja, hingga pihak penyelenggara acara atau event organizer (EO).

Baca  DPRD Kaltim Kembali Bahas Kasus Tambang Ilegal KHDTK Unmul

Sunggono menjelaskan tahapan persiapan awal telah diselesaikan panitia inti. Seluruh hasil pembahasan akan menjadi bahan ekspose yang dijadwalkan berlangsung di Pendopo Bupati Odah Etam Tenggarong, Selasa (3/11/2026).

“Seluruh panitia sudah menyelesaikan persiapan awal untuk ekspose besok. Kami berharap semua agenda berjalan lancar sesuai rencana yang telah disusun,” ujarnya.

Agenda tersebut direncanakan menghadirkan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim serta unsur Pemerintah Provinsi Kaltim. Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi panitia tuan rumah untuk memaparkan kesiapan penyelenggaraan.

Menurut Sunggono, masing-masing bidang telah menyampaikan perkembangan tugasnya. Secara umum, seluruh materi yang akan dipresentasikan dinilai sudah sesuai dengan pembagian tanggung jawab panitia.

Baca  Layanan Air Bersih Kukar Baru 60 Persen, Tingkat Kehilangan Capai 48 Persen

Meski begitu, sejumlah penyesuaian teknis tetap dilakukan menyusul perubahan lokasi dan kebijakan pelaksanaan kegiatan. Perubahan tersebut telah dibahas bersama hingga menghasilkan kesepakatan.

Salah satu perhatian panitia berkaitan dengan penataan spanduk dan baliho di sekitar arena utama. Ukuran serta jumlah media publikasi akan diatur agar tidak mengganggu keindahan lokasi kegiatan.

“Pemasangan spanduk dan baliho perlu diatur ukuran serta penempatannya agar kawasan arena utama tetap terlihat rapi, seragam, dan tertata,” jelasnya.

Pengaturan serupa juga berlaku bagi organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, desa, maupun pihak lain yang ingin memasang ucapan selamat menyambut pelaksanaan MTQH.

Panitia akan menentukan titik pemasangan sehingga seluruh atribut pendukung tetap terkoordinasi dan tidak mengurangi estetika kawasan perlombaan.

Baca  Anggaran Dipotong, Andi Harun Pilih Pangkas Seremonial daripada Layanan Publik

Sunggono menambahkan kesiapan fasilitas utama tidak lagi menjadi kendala berarti. Lokasi penyelenggaraan maupun kebutuhan penginapan peserta telah ditetapkan.

“Seluruh lokasi perlombaan sudah ditetapkan, begitu juga kebutuhan akomodasi peserta. Secara umum, fasilitas pendukung penyelenggaraan MTQH telah siap digunakan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh panitia mempertahankan koordinasi hingga pelaksanaan kegiatan agar persiapan yang telah disusun dapat berjalan sesuai rencana dan Kukar mampu memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button