KaltimSamarinda

Kualitas Udara Loa Bakung Kategori Sedang, Puskesmas Ingatkan Warga Waspada Polusi

UPTD Puskesmas Loa Bakung (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Menjaga kesehatan tidak hanya dimulai dari pola makan dan aktivitas fisik, tetapi juga dari kepedulian terhadap kualitas udara yang dihirup setiap hari. Kesadaran tersebut menjadi perhatian UPTD Puskesmas Loa Bakung melalui kegiatan pemantauan kualitas udara di halaman puskesmas, Minggu (1/11/2026) pagi.

Pemantauan yang dilaksanakan sekitar pukul 07.45 WITA tersebut mencatat sejumlah parameter kualitas udara, meliputi konsentrasi partikel debu halus PM2,5 sebesar 74 µg/m³ dan PM10 sebesar 222 µg/m³.

Sementara itu, suhu udara tercatat 31,16 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 76,9 persen. Berdasarkan hasil pengukuran, kualitas udara di lokasi tersebut berada dalam kategori sedang.

Kepala UPTD Puskesmas Loa Bakung, dr. Yulia Fahrin, mengatakan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan, khususnya kualitas udara yang berpengaruh terhadap kesehatan.

Baca  Terpilih Kembali Rusdi Wakil Ketua DPRD Samarinda Prioritaskan Pengembangan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Menurutnya, kualitas udara menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan karena masyarakat setiap hari terpapar udara dari lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan pemantauan ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kualitas udara di sekitarnya. Lingkungan yang sehat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah berbagai risiko gangguan kesehatan,” ungkap Yulia melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, Yulia menjelaskan kategori sedang menunjukkan kondisi udara masih perlu mendapat perhatian, terutama bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan polusi, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Baca  Dispar Target Cetak Puluhan Pelaku Kreatif di Seluruh Kecamatan Kukar

Karena itu, masyarakat diimbau menerapkan sejumlah langkah sederhana guna mengurangi risiko paparan polutan saat beraktivitas sehari-hari.

“Jika beraktivitas di luar ruangan, masyarakat dapat menggunakan masker sebagai salah satu bentuk perlindungan. Kami juga mengimbau agar tidak melakukan pembakaran sampah karena asap yang dihasilkan dapat memperburuk kualitas udara di lingkungan,” tegas Yulia.

Selain menggunakan masker dan menghindari pembakaran sampah, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak tanaman serta ruang terbuka hijau di lingkungan tempat tinggal.

Upaya lainnya adalah mencukupi kebutuhan air putih setiap hari dan memastikan sirkulasi udara di dalam rumah maupun ruang kerja berjalan dengan baik.

Yulia menambahkan, menjaga kualitas udara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau fasilitas pelayanan kesehatan, melainkan juga membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Baca  441 Desa Kaltim Sudah Nikmati Internet Gratis

“Kami berharap kepedulian terhadap kualitas udara dapat dimulai dari lingkungan terkecil, baik di rumah, sekolah, maupun tempat kerja. Kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama-sama akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” tutupnya.

Melalui kegiatan pemantauan tersebut, Puskesmas Loa Bakung mengajak masyarakat semakin memperhatikan kondisi udara di sekitarnya.

Sebab, udara bersih bukan sekadar kebutuhan lingkungan, melainkan juga bagian penting dalam mendukung kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button