Penajam Paser Utara

Pemkab PPU Gandeng Sinjai Buka Akses Pasar Produk Lokal dan UMKM

Bupati PPU Mudyat Noor bersama Bupati Sinjai Ratnasari Arif (ist)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperluas jejaring kerja sama antardaerah untuk membuka akses pasar bagi produk lokal dan UMKM. Kali ini, kolaborasi dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dengan menyasar sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga perdagangan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan audiensi dan penandatanganan kesepakatan bersama di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa (13/10/2026). Bupati PPU Mudyat Noor bersama Sekretaris Daerah PPU Tohar diterima Bupati Sinjai Ratnasari Arif yang didampingi Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda.

Pertemuan kedua pemerintah daerah membahas peluang menghubungkan potensi unggulan masing-masing wilayah. Kolaborasi diharapkan tidak hanya menghasilkan pertukaran informasi, tetapi berkembang menjadi kerja sama perdagangan dan distribusi komoditas yang memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha di PPU maupun Sinjai.

Baca  Pj Gubernur Kaltim Dorong Hilirisasi Produk di Kunjungan SMK Utama Al Jabar Nur

Bagi PPU, kerja sama antardaerah dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas pemasaran produk pertanian, perkebunan, perikanan dan UMKM. Pada saat yang sama, kebutuhan komoditas maupun produk yang belum dapat dipenuhi secara optimal dari dalam daerah dapat membuka peluang perdagangan dengan Sinjai.

Bupati PPU Mudyat Noor berharap kesepakatan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret. Potensi yang dimiliki kedua daerah perlu dipetakan sehingga dapat diketahui sektor maupun komoditas yang berpeluang dikembangkan melalui kemitraan.

Baca  Terima Kunjungan Kepala Badan Bank Tanah, Pj Bupati PPU Bahas Reforma Agraria

“Kesepakatan ini tentu kita harapkan tidak berhenti pada penandatanganan. Potensi kedua daerah perlu dihubungkan agar membuka akses pasar, memperkuat distribusi produk lokal dan memberikan peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha maupun UMKM,” ujar Mudyat.

Selain perdagangan produk, kerja sama juga diarahkan untuk membuka peluang investasi dan kemitraan usaha. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan ekonomi yang saling melengkapi sekaligus meningkatkan daya saing komoditas unggulan masing-masing daerah.

Kolaborasi dengan daerah lain juga menjadi penting seiring perkembangan PPU sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut berpotensi menciptakan pasar yang semakin besar sehingga perlu diikuti dengan kesiapan produksi, distribusi dan jaringan pemasaran.

Baca  Pemkab PPU Gandeng Blitar Perkuat Sektor Pangan dan Ekonomi di Gerbang IKN

Melalui kerja sama dengan Sinjai, Pemkab PPU berharap pelaku usaha lokal tidak hanya mengandalkan pasar di dalam daerah. Jaringan antardaerah dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk ke wilayah yang lebih luas sekaligus membuka peluang bagi terbangunnya rantai pasok baru.

Pemkab PPU dan Pemkab Sinjai selanjutnya diharapkan menyusun langkah tindak lanjut berdasarkan kesepakatan yang telah ditandatangani. Program yang konkret dan berkelanjutan menjadi penting agar kerja sama antardaerah benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button