KaltimSamarinda

Cetak Tenaga Kerja Berkualitas, Disnaker Samarinda Tingkatkan Kompetensi Instruktur

Pelaksanaan uji kompetensi pelatihan metodologi Level 3 Batch II yanh digelar mulai tanggal 31 Oktober – 01 November 2026 (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Kualitas tenaga kerja tidak hanya ditentukan oleh keterampilan yang dimiliki, tetapi juga oleh kompetensi instruktur yang membimbing dan membekali mereka.

Menyadari pentingnya peran tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) instruktur melalui Uji Kompetensi Metodologi Pelatihan Level 3 Angkatan 2.

Kegiatan yang memasuki hari kedua, Minggu (1/11/2026), berlangsung di ruang rapat Disnaker Kota Samarinda. Para peserta antusias mengikuti setiap tahapan pengujian untuk membuktikan kemampuan dan pengetahuan dalam bidang metodologi pelatihan kerja.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Kerja Disnaker Kota Samarinda Herpuji Astuti mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menyiapkan instruktur pelatihan kerja yang kompeten sesuai standar profesional.

Baca  Andi Satya Dorong Pemuda Kaltim Tempuh Pendidikan hingga S2 dan S3

“Instruktur memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (3/11/2026).

Menurut Herpuji, uji kompetensi metodologi pelatihan level 3 bukan sekadar tahapan evaluasi, melainkan bagian dari upaya memastikan setiap instruktur memiliki kemampuan yang terukur dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi proses pelatihan secara sistematis.

Ia menjelaskan, instruktur yang kompeten dan memenuhi standar profesional akan berdampak langsung terhadap kualitas penyelenggaraan pelatihan. Dengan metode pembelajaran yang tepat, peserta diharapkan dapat menyerap materi secara optimal dan memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri maupun dunia usaha.

Baca  Dispora Kaltim Soroti Pentingnya Pengelolaan Aset Tak Berwujud dalam Pembangunan Daerah

“Karena itu, kualitas instruktur juga harus terus ditingkatkan, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan maupun kemampuan dalam menyampaikan materi pelatihan,” jelasnya.

Keseriusan peserta dalam mengikuti rangkaian pengujian mencerminkan komitmen untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan bagi instruktur pelatihan kerja.

Herpuji mengapresiasi semangat dan kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap tahapan uji kompetensi. Ia berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan proses tersebut dengan hasil terbaik serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelatihan kerja di Kota Samarinda.

Baca  Tujuh Daerah Kaltim Bakal Dapat Pendanaan Perlindungan Perempuan dan Anak

Melalui kegiatan ini, Disnaker Kota Samarinda berharap semakin banyak instruktur profesional yang mampu mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja. Upaya menciptakan SDM yang terampil, produktif, dan berdaya saing pun diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung kemajuan ketenagakerjaan di Kota Samarinda.

“Kita berharap, mereka tidak hanya mampu menyampaikan materi, tetapi juga dapat membimbing peserta hingga memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja,” tutup Herpuji. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button