KaltimPenajam Paser Utara

Optimalisasi Embung Lawe-Lawe Diusulkan Seluas 17 Hektare

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Rasyid (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengusulkan pemanfaatan lahan seluas sekitar 17 hektare di kawasan Lawe-Lawe untuk dioptimalkan menjadi embung atau kolam penampungan cadangan air.

Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, menyebut lokasi tersebut direncanakan memiliki kedalaman sekitar empat meter. Pemanfaatannya diharapkan dapat menambah kapasitas tampungan air guna mendukung kebutuhan pelayanan air bersih di PPU.

Rencana tersebut dibahas dalam peninjauan lapangan bersama unsur pemerintah daerah, DPRD PPU, dan pihak Pertamina, Senin (2/11/2026). Keterlibatan Pertamina menjadi penting karena lahan yang diusulkan merupakan area yang masih berstatus pinjam pakai.

Baca  Winardi Desak Pemkot Bontang Transparansi Soal Aset BUMD

Rasyid memperkirakan proses optimalisasi lokasi embung membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Namun, perhitungan teknis menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang menangani pekerjaan di lapangan.

“Kalau luasnya yang kita minta dari Pertamina itu sekitar 17 hektare, kedalaman empat meter. Jadi, kalau hitung-hitungan kami, kurang lebih sekitar dua bulan,” ujarnya saat diwawancarai seusai peninjauan.

Dalam pelaksanaan pekerjaan, pemerintah daerah melalui Dinas PU bertanggung jawab atas pengerjaan teknis. Sementara itu, Perumda AMDT membantu memenuhi kebutuhan operasional yang diperlukan selama proses pengerjaan berlangsung.

Baca  Mendagri Pantau Hak Angket DPRD Kaltim

Rasyid menyebutkan salah satu kebutuhan operasional yang masih ditanggung Perumda AMDT adalah bahan bakar solar untuk mendukung aktivitas pekerjaan di lokasi.

Ia mengakui kondisi keuangan perusahaan saat ini juga sedang menghadapi keterbatasan. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar proses optimalisasi embung dapat berjalan sesuai rencana.

“Yang mengerjakan full PU dari pemerintah, tetapi biaya lain-lainnya, solar dan sebagainya, masih dicover dari PDAM. Kami terus terang sekarang juga lagi kondisi serba sulit,” ungkapnya.

Baca  Pimpinan DPRD Paser Hadiri Konfercab NU, Dorong Kemajuan Daerah

Rasyid turut mengapresiasi dukungan Pertamina yang telah membuka ruang pembahasan terkait pemanfaatan lahan tersebut.

Perumda AMDT berharap dukungan pemerintah daerah dan DPRD PPU dapat memperkuat realisasi rencana optimalisasi embung sebagai upaya meningkatkan ketersediaan cadangan air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button