Kaltim

Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Loa Bakung, Dwi Siti Noorbayah Tekankan Pentingnya Prinsip 3R

Camat Sungai Kunjang Dwi Siti Noorbayah menghadiri sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga.(Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Lingkungan yang bersih dan sehat tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan, tetapi juga berawal dari kesadaran setiap keluarga dalam mengelola sampah rumah tangga.

Untuk meningkatkan kesadaran tersebut, masyarakat di Jalan Jakarta, Gang Liberty atau Jalan Swadaya 2, RT 76, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang tepat sejak dari sumbernya.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sungai Kunjang Dwi Siti Noorbayah serta Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Loa Bakung. Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan menjadi bentuk perhatian terhadap pentingnya membangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman.

Baca  Wagub Seno Aji Ingin Geopark Sangkulirang Jadi Sumber PAD

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat mendapat pemahaman mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah rumah tangga, termasuk menerapkan prinsip 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle.

Prinsip reduce mengajak masyarakat mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menghasilkan sampah, khususnya plastik sekali pakai. Sementara itu, reuse mendorong pemanfaatan kembali barang yang masih layak digunakan. Adapun recycle merupakan upaya mendaur ulang sampah menjadi produk atau bahan yang memiliki nilai guna.

Dwi menekankan bahwa persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas kebersihan, tetapi harus dimulai dari kebiasaan sederhana di setiap rumah tangga.

Baca  Fuad Fakhruddin Siap Berjuang Kembalikan Beasiswa Kaltim yang Dipotong

“Kesadaran mengelola sampah harus dimulai dari lingkungan keluarga. Kami mengajak masyarakat untuk membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan. Jika dilakukan bersama-sama dan menjadi kebiasaan, tentu lingkungan kita akan lebih bersih dan sehat,” ungkapnya.

Ia berharap materi sosialisasi tersebut dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir.

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat Loa Bakung semakin peduli dan berperan aktif, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah organik dan anorganik, hingga menjaga kebersihan saluran lingkungan,” ucap Dwi.

Baca  Camat Anggana Sebut Sinergi dengan PHM Penting untuk Warga

Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan bersama kelurahan berharap kesadaran masyarakat untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari terus tumbuh.

Dengan keterlibatan aktif warga, lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman di Kelurahan Loa Bakung diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan.

“Sebab, lingkungan yang bersih bukan sekadar hasil dari kegiatan kerja bakti, melainkan cerminan kepedulian dan tanggung jawab bersama yang dimulai dari rumah sendiri,” pungkas Dwi. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button