KaltimKukar

Pemkab Kukar Dorong Kebijakan Berbasis Kajian Akademis, Soroti Investasi hingga Perkebunan Sawit

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setkab) Kukar, Ahmad Taufik Hidayat. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong penguatan peran akademisi dalam mendukung penyusunan kebijakan daerah. Keterlibatan perguruan tinggi dinilai penting agar setiap keputusan memiliki dasar ilmiah yang kuat serta mampu menjawab persoalan pembangunan di Kukar.

Dukungan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kukar, Ahmad Taufik Hidayat, menyusul kerja sama DPRD Kukar dengan Universitas Widya Gama dan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

Menurut Taufik, pemerintah daerah membutuhkan masukan dari berbagai pihak dalam menghadapi dinamika pembangunan. Pertimbangan akademis menjadi salah satu instrumen penting untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Baca  Ekspor Kaltim Rp37 Miliar, Produk Daerah Tembus Pasar Global

Ia menilai persoalan daerah semakin kompleks, terutama berkaitan dengan investasi dan aktivitas dunia usaha. Kondisi tersebut membutuhkan analisis mendalam agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap setiap keputusan yang diambil memiliki dasar kajian akademis sehingga pelaksanaannya sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya, Senin (2/11/2026).

Taufik mencontohkan sektor perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu bidang yang membutuhkan perhatian dalam perumusan kebijakan. Aktivitas investasi di sektor tersebut dinilai perlu dikaji secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai kepentingan.

Selain perkebunan, sektor usaha lainnya juga memerlukan pendekatan serupa. Kajian dari perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Baca  Serawenan Bersama Bupati di Penutupan Event Trail Blukar Idaman VI

Pemkab Kukar, lanjutnya, memandang kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan akademisi sebagai langkah untuk memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

“Keterlibatan akademisi sangat diperlukan untuk memberikan pandangan objektif, terutama dalam menyikapi persoalan investasi dan pembangunan yang membutuhkan pertimbangan secara menyeluruh,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, Universitas Widya Gama dan Unikarta diharapkan dapat memberikan kontribusi berupa analisis, penelitian, serta rekomendasi yang relevan dengan kondisi Kukar.

Hasil kajian nantinya diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam proses penyusunan kebijakan, sehingga keputusan yang dihasilkan tidak hanya berorientasi terhadap penyelesaian persoalan jangka pendek.

Baca  Warga Curhat Harga Sawit Anjlok hingga Masjid Retak ke Bupati PPU

Taufik menekankan pentingnya memperhatikan keberlanjutan pembangunan agar setiap kebijakan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Harapannya, kajian dari perguruan tinggi dapat memperkuat proses pengambilan keputusan sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih terukur dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pemkab Kukar berharap sinergi tersebut terus berkembang sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebijakan yang berbasis data, mempertimbangkan kepentingan masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button