KaltimKukarKutai Barat

Bupati Aulia Pastikan Atlet Kukar Tetap Dapat Bonus di Tengah Efisiensi

Penyerahan Bendera pada malam pelepasan Atlet Kukar kepada Kadispora Kukar. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan bonus kepada atlet yang berhasil meraih prestasi dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Meski kondisi keuangan daerah tengah terbatas, nilai penghargaan dipastikan tidak lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan, bonus bagi atlet berprestasi setidaknya akan menyamai nominal yang diberikan dalam penyelenggaraan sebelumnya. Bahkan, Pemkab Kukar membuka peluang untuk menyesuaikan besaran bonus jika daerah lain memberikan penghargaan dengan nilai lebih tinggi.

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran dan kondisi transfer ke daerah tidak akan mengubah komitmen pemerintah dalam mengapresiasi perjuangan para atlet.

Sebagai gambaran, bonus atlet Kukar pada periode sebelumnya mencapai Rp50 juta. Sementara itu, besaran bonus untuk tahun ini masih akan dibahas lebih lanjut bersama para ketua organisasi olahraga.

Baca  DPRD Samarinda Tegaskan Kios Pasar Pagi Bukan untuk Disewakan

Aulia menjelaskan, pemerintah akan membandingkan bonus yang diberikan kabupaten dan kota lain sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan nominal penghargaan. Jika terdapat daerah yang memberikan bonus lebih besar, Kukar siap menyamakan nilai tersebut.

“Meski dalam kondisi keuangan daerah seperti sekarang ini, bonus yang kita berikan minimal sama dengan periode sebelumnya. Tapi kalau ada kabupaten atau kota lain yang berani memberikan lebih besar daripada yang tahun sebelumnya, kita akan menyamakan dengan kabupaten atau kota yang paling tinggi,” ujarnya saat melepas atlet Kukar di Arbizz Space, Jumat (30/10/2026) malam.

Baca  Bupati Kutim Beri Bonus Rp1 Juta ke Petugas Kebersihan Teladan Sangatta

Ia menambahkan, motivasi atlet seharusnya tidak hanya bertumpu pada besaran bonus. Membawa nama baik daerah dan mempersembahkan prestasi menjadi hal utama yang perlu ditanamkan dalam diri setiap atlet saat bertanding.

Meski demikian, Aulia memahami kepastian pemberian bonus penting untuk menjaga kepercayaan dan semangat para atlet. Karena itu, ia meminta agar informasi mengenai kemungkinan penghapusan atau pengurangan bonus akibat efisiensi anggaran tidak menimbulkan keresahan.

Terlebih, Kukar akan menghadapi lima ajang olahraga yang berlangsung dalam waktu berdekatan sepanjang November 2026. Pemerintah ingin para atlet tetap fokus menjalani persiapan dan pertandingan tanpa terbebani ketidakpastian mengenai penghargaan.

Baca  Pemkab Kukar dan STPN Yogyakarta Teken Perjanjian Kerjasama 

Aulia kembali menegaskan, bonus atlet tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia memastikan keterbatasan fiskal maupun persoalan transfer ke daerah tidak akan menjadi penghalang dalam merealisasikan penghargaan bagi atlet berprestasi.

“Jangan sampai isu bonus yang simpang siur membuat atlet khawatir, apalagi sampai muncul anggapan bonus tidak diberikan atau nilainya lebih rendah dari sebelumnya. Kami pastikan efisiensi anggaran maupun keterlambatan transfer daerah tidak akan memengaruhi komitmen pemberian bonus kepada atlet,” pungkasnya. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button