KaltimSamarinda

Pemkot Samarinda Minta Kontraktor Tuntaskan Perbaikan Fasilitas Teras Samarinda II Sebelum Akhir Tahun

Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Pattiroy (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meminta kontraktor bertanggung jawab menuntaskan perbaikan sejumlah fasilitas di kawasan Teras Samarinda II, mulai dari taman, area bermain anak (playground), kursi, hingga rumput yang mati. Perbaikan tersebut ditargetkan selesai sebelum akhir 2026 tanpa membebani anggaran pemerintah daerah.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, perbaikan sejumlah fasilitas tersebut masih dalam proses pengerjaan oleh pihak kontraktor.

“Yang jelas, Pak Wali tadi perintahkan itu segera diperbaiki. Itu masih tanggung jawab mereka,” ungkap Marnabas kepada awak media, Selasa (27/10/2026).

Menurut Marnabas, fasilitas yang membutuhkan penanganan tidak hanya mencakup kondisi taman, tetapi juga kursi dan area bermain anak. Pemkot Samarinda turut meminta kontraktor mengganti rumput gajah yang mati agar kondisi taman kembali tertata.

Baca  Rumah Zakat Balikpapan Salurkan Bantuan Pangan untuk Keluarga Disabilitas

Terkait kondisi struktur bangunan pada bagian yang mengalami pergerakan, Marnabas mengaku belum dapat memberikan penjelasan teknis secara terperinci.

Pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut menjadi tanggung jawab kontraktor, termasuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Kalau untuk teknis itu mereka. Bagaimana caranya supaya tidak terjadi longsoran lagi,” ucap Marnabas.

Lebih lanjut, Marnabas menjelaskan, desain dermaga dan area pendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih dalam tahap persiapan.

Baca  UMKT dan KAGAMA Dorong Pengelolaan SDA Berkelanjutan di Tengah Pembangunan IKN

Konsep penataan diarahkan agar tampilan fasilitas pendukung selaras dengan kawasan Teras Samarinda yang telah tertata, termasuk penggunaan desain yang lebih menarik secara visual.

“Penataan ini bertujuan menjaga keindahan kawasan. Karena itu, kami tidak ingin keberadaan payung-payung pedagang yang tersebar tanpa penataan kembali mengganggu pemandangan,” jelasnya.

Sebagian pedagang UMKM saat ini telah dialihkan untuk berjualan di kawasan Lembuswana. Menurut Marnabas, pemindahan tersebut menjadi salah satu upaya agar aktivitas perdagangan tidak mengganggu keindahan kawasan Teras Samarinda.

Ke depan, aktivitas kuliner juga direncanakan menggunakan konsep layanan bawa pulang (takeaway) atau pengantaran makanan langsung ke tempat duduk pengunjung.

Baca  Musisi Muda Asal Kukar, Mansyah Raih Juara Borneo Music Festival 2025

Sementara itu, kegiatan memasak akan dipusatkan di area dermaga yang disiapkan khusus untuk mendukung aktivitas kuliner.

“Yang menggunakan kompor nanti ada di dermaga. Jadi, pengunjung duduk-duduk, kemudian pedagang menawarkan makanan dan mengantarkannya ke tempat pengunjung. Kami berharap aktivitas ekonomi UMKM tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung maupun merusak estetika kawasan,” pungkasnya. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button