Penajam Paser Utara

Air Bersih hingga Irigasi Pertanian Jadi Fokus Pemkab PPU Bersama BWS

Bupati PPU Mudyat Noor saat audiensi dengan BWS Kalimantan IV (ist)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Penyediaan air bersih hingga pengelolaan irigasi pertanian menjadi sejumlah kebutuhan yang kini diperkuat melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV.

Bupati PPU Mudyat Noor melakukan audiensi dengan jajaran BWS Kalimantan IV di Ruang Rapat Mahakam BWS Kalimantan Timur, Samarinda, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi pemerintah daerah dan BWS dalam penanganan berbagai kebutuhan infrastruktur sumber daya air di PPU.

Mudyat mengatakan sejumlah infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat berada dalam kewenangan maupun membutuhkan dukungan pemerintah pusat melalui BWS. Karena itu, koordinasi diperlukan agar kebutuhan daerah dapat diselaraskan dengan program yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Baca  Daftar UMK 2025 se-Kaltim, Hanya Berau Tembus Rp 4 Juta

“Hari ini kami melakukan audiensi dan konsolidasi dengan teman-teman Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV. Kami ingin bersama-sama mendorong pembangunan infrastruktur di Kabupaten PPU, terutama yang berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih dan pengelolaan irigasi pertanian,” ujar Mudyat.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur sumber daya air memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sekaligus pembangunan ekonomi daerah. Air baku yang memadai dibutuhkan untuk mendukung pelayanan air bersih, sementara jaringan pengairan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.

Baca  Bupati PPU Dorong Pelestarian Permainan Tradisional

Selain pemenuhan air baku dan pengelolaan irigasi, koordinasi dengan BWS juga diperlukan dalam upaya pengendalian banjir serta pembangunan infrastruktur pengairan yang berkelanjutan. Penanganannya membutuhkan sinergi karena tidak seluruh kewenangan dan kebutuhan pembangunan dapat ditangani pemerintah kabupaten secara mandiri.

Pemkab PPU karena itu berupaya memperkuat komunikasi dengan instansi teknis pemerintah pusat agar program pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan di lapangan. Koordinasi tersebut juga diharapkan membantu mempercepat penanganan persoalan sumber daya air yang selama ini berdampak langsung terhadap masyarakat.

Baca  Pj Gubernur Kaltim Luncurkan Gerakan Gemar Menanam di PPU

Mudyat menegaskan pembangunan infrastruktur dasar harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, Pemkab PPU akan terus membangun kolaborasi dengan BWS Kalimantan IV agar kebutuhan air bersih, pengairan pertanian maupun infrastruktur sumber daya air lainnya dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Melalui audiensi tersebut, Pemkab PPU berharap koordinasi dengan BWS Kalimantan IV dapat ditindaklanjuti dalam program konkret. Penguatan infrastruktur sumber daya air diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan dasar, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten PPU. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button