Penajam Paser Utara

273 Atlet Ramaikan Porsenijar PGRI, Bupati PPU Dorong Kekompakan Guru

273 atlet mengikuti kegiatan pembukaan Porsenijar PGRI Kabupaten PPU 2026 (ist)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong Pekan Olahraga dan Seni (Porsenijar) PGRI 2026 menjadi ruang untuk memperkuat kekompakan dan kebersamaan para tenaga pendidik. Di tengah tanggung jawab menjalankan proses pendidikan, guru juga dinilai membutuhkan ruang untuk berinteraksi, menyalurkan kreativitas dan membangun hubungan antarsesama pendidik.

Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan hal tersebut saat membuka Porsenijar PGRI Kabupaten PPU 2026 di Dome Anden Oko, Selasa (20/10/2026). Sebanyak 273 atlet mengikuti kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Menurut Mudyat, Porsenijar tidak semata-mata menjadi arena untuk mengejar kemenangan dalam pertandingan olahraga maupun perlombaan seni. Pertemuan antarguru dan tenaga kependidikan dari berbagai wilayah juga menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi dan memperkuat solidaritas.

Baca  DPRD PPU Desak Kompensasi Aset Daerah yang Diambil Alih OIKN

“Saya berharap Porsenijar PGRI Tahun 2026 menjadi momentum bagi para guru untuk terus mengembangkan diri, memperluas wawasan, memperkuat solidaritas dan membangun hubungan yang semakin erat antarsesama tenaga pendidik di Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Mudyat.

Ia menilai kebersamaan antartenaga pendidik memiliki arti penting dalam mendukung kemajuan pendidikan daerah. Kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan di luar lingkungan sekolah dapat menjadi modal untuk saling bertukar pengalaman maupun memperkuat semangat dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Baca  Wakapolres PPU Cek Kebun Melon, Panen Ditarget Akhir Agustus

Mudyat juga mengingatkan bahwa peran guru jauh melampaui penyampaian materi pelajaran. Tenaga pendidik memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.

“Guru bukan hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai moral, membangun kedisiplinan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat pantang menyerah kepada generasi penerus bangsa,” katanya.

Karena itu, Pemkab PPU mengapresiasi PGRI yang terus menyediakan ruang bagi guru untuk mengembangkan kemampuan di luar aktivitas akademik. Cabang olahraga dan seni dalam Porsenijar diharapkan menjadi sarana menyalurkan minat dan bakat sekaligus menjaga semangat sportivitas.

Baca  Ketua DPRD PPU Tekankan Pentingnya Sekolah Inklusi untuk ABK

Kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan suasana berbeda bagi tenaga pendidik dari rutinitas sehari-hari. Interaksi yang terbangun selama Porsenijar dapat mempererat hubungan personal maupun profesional sehingga kolaborasi di lingkungan pendidikan PPU semakin kuat.

Pemkab PPU berharap semangat kebersamaan selama empat hari penyelenggaraan Porsenijar dapat terus dibawa ke lingkungan kerja masing-masing. Dengan tenaga pendidik yang solid, kreatif dan terus berkembang, kualitas pendidikan serta pembentukan sumber daya manusia PPU diharapkan ikut semakin baik. (Adv/Rir)

Related Articles

Back to top button