KaltimSamarinda

Samarinda Target Juara Umum, Siapkan 64 Cabang Olahraga untuk Porprov

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Keunggulan perolehan medali emas pada babak kualifikasi menjadi modal penting bagi Samarinda untuk membidik gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

Namun, di balik optimisme tersebut, persiapan kontingen Kota Tepian masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, termasuk kepastian dukungan anggaran yang kini menunggu proses verifikasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, mengungkapkan Samarinda unggul sekitar 70 medali emas atas Kutai Kartanegara (Kukar) dan 90 medali emas atas Balikpapan dalam babak kualifikasi.

Capaian itu menjadi bekal untuk menghadapi persaingan pada pertandingan utama. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh atlet agar tidak terlena dengan hasil sementara.

“Kita selalu menargetkan juara umum. Hasil babak kualifikasi menjadi modal untuk menghadapi Porprov nanti. Namun, kita juga tidak boleh lengah karena setiap daerah mempersiapkan atletnya masing-masing. Persiapan harus tetap berjalan agar atlet Samarinda bisa tampil maksimal saat pertandingan,” ungkap Muslimin saat ditemui awak media, Rabu (21/10/2026).

Baca  DPRD Kaltim Bahas Perubahan Dua Perda BUMD

Untuk merealisasikan target tersebut, Disporapar berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Samarinda dalam mematangkan kesiapan kontingen. Samarinda bersiap mengikuti 64 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan mempertimbangkan kesiapan atlet dan kebutuhan masing-masing cabang.

Muslimin menyebut koordinasi lintas lembaga menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh cabang olahraga yang diikuti dapat dipersiapkan secara optimal.

“Dari 64 cabang olahraga yang siap dipertandingkan, tentu kontingen Samarinda di bawah KONI siap memberangkatkan semua, dengan catatan-catatan yang akan kami lakukan bersama KONI,” ucapnya.

Dari sisi personel, proses verifikasi atlet, pelatih, dan manajer disebut telah diselesaikan. Jumlah kontingen Samarinda diperkirakan mencapai 1.400 hingga 1.550 orang, termasuk ofisial dan tim pendamping.

Untuk menunjang kebutuhan selama kompetisi di Kabupaten Paser, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Disporapar merencanakan dukungan transportasi, akomodasi, konsumsi, dan seragam.

Ia menegaskan pemenuhan kebutuhan tersebut akan disesuaikan dengan jadwal pertandingan dan kebutuhan setiap cabang olahraga.

Baca  Harhubnas 2024, Bupati Kubar Ajak Refleksi dan Tingkatkan Kualitas Transportasi Nasional

“Kami menyiapkan kebutuhan kontingen sesuai kebutuhan dan jadwal pertandingan masing-masing cabang. Harapannya, dukungan yang diberikan bisa membantu atlet menjalani rangkaian kompetisi dengan baik sehingga mereka dapat berkonsentrasi pada pertandingan,” tegas Muslimin.

Selain persoalan teknis dan logistik, Muslimin juga menyoroti persaingan antardaerah dalam mendapatkan atlet berkualitas. Menurutnya, Samarinda memiliki potensi atlet yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan olahraga di Kaltim.

Namun, sejumlah atlet asal Samarinda juga direkrut untuk memperkuat daerah lain. Karena itu, kesiapan atlet yang akan membela Kota Tepian menjadi faktor penting dalam menentukan hasil kompetisi.

“Kita memiliki atlet-atlet potensial, tetapi persaingan antardaerah juga semakin ketat. Karena itu, kesiapan atlet yang memperkuat Samarinda harus benar-benar diperhatikan agar target yang ditetapkan bisa diperjuangkan,” ujar Muslimin.

Di tengah pematangan persiapan, dukungan pembiayaan kontingen masih menunggu proses verifikasi anggaran oleh Pemprov Kaltim. Muslimin menyampaikan dukungan melalui Disporapar belum dapat dimaksimalkan sebelum tahapan tersebut rampung.

Baca  Kaltim Siapkan Kurikulum Inklusif untuk Anak Disabilitas

Kondisi ini menjadi perhatian karena kebutuhan kontingen dalam jumlah besar memerlukan perencanaan pembiayaan yang matang.

Meski demikian, ia menegaskan kendala anggaran tidak mengubah target prestasi yang telah ditetapkan Pemkot Samarinda.

“Berapa pun anggaran yang disiapkan, (targetnya) tetap juara umum,” ucap Muslimin.

Menjelang pelaksanaan Porprov VIII Kaltim 2026, Disporapar bersama KONI Samarinda terus mematangkan kesiapan atlet, ofisial, dan berbagai kebutuhan pendukung sebelum kontingen bertolak ke Kabupaten Paser.

Keunggulan pada babak kualifikasi diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh atlet untuk menjaga performa dan berjuang secara maksimal.

“Kami ingin seluruh atlet tetap fokus, menjaga kesiapan, dan memberikan kemampuan terbaiknya. Target juara umum harus diperjuangkan melalui persiapan yang matang, kerja sama, dan semangat membawa nama Samarinda,” tutup Muslimin. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button