BontangKaltim

DPRD Bontang Soroti Dampak Pemadaman Bergilir

Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Pemadaman listrik bergilir di Bontang dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor pendidikan, usaha, hingga tenaga kerja. Kondisi ini mendapat perhatian Komisi A DPRD Bontang.

Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto mengatakan, pemadaman listrik menjadi persoalan luas karena memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat. Salah satunya kegiatan belajar yang membutuhkan listrik sebagai penunjang.

“Pertama kita prihatin dengan adanya pemadaman bergilir ini. Dampaknya bukan hanya satu sektor, tetapi persoalan sosialnya cukup banyak,” ujarnya kepada awak media, Senin (14/9/2026).

Baca  Gubernur Kaltim Ingatkan Perusahaan Taat Pajak dan CSR Tepat Sasaran

Menurutnya, pelajar turut merasakan dampak pemadaman, terutama mereka yang terpaksa mencari tempat lain, seperti kafe, untuk belajar karena kondisi di rumah tidak memungkinkan.

Selain pendidikan, politikus Gerindra itu menyebut aktivitas usaha turut terganggu. Pelaku usaha yang bergantung pada listrik untuk menjalankan operasional berpotensi mengalami kerugian akibat pemadaman.

Dampak lainnya dirasakan tenaga kerja, khususnya masyarakat yang bekerja pada malam hari. Pemadaman listrik dapat menghambat pekerjaan maupun kegiatan usaha yang beroperasi hingga malam.

Baca  Pemburu di Hutan ITCI Sepaku Belum Kembali, Pencarian Masih Berlangsung

“Kalau kita lihat, banyak yang terdampak. Ada persoalan usaha, pendidikan, termasuk tenaga kerja yang memang bekerja pada malam hari,” jelasnya.

Heri menyatakan Komisi A mendukung langkah Komisi B DPRD Bontang yang berencana memanggil PLN untuk membahas persoalan tersebut. Pertemuan dinilai perlu untuk mengetahui kendala teknis yang menyebabkan pemadaman bergilir.

Ia berharap pertemuan dengan PLN segera dilakukan agar DPRD memperoleh penjelasan terkait kondisi kelistrikan di Bontang serta langkah penanganan yang disiapkan.

Baca  DPRD Bontang Minta Pertamina Atur Ritme Distribusi BBM

“Pada prinsipnya kami sepakat dengan apa yang dilakukan Komisi B untuk memanggil PLN dalam waktu dekat dan membahas persoalan teknisnya,” pungkasnya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button