KaltimKukar

Erau 2026 Masuk KEN, Pemkab Kukar Perketat Standar Pelaksanaan

Ayahanda Sultan Aji Muhammad Arifin, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21(Sebelah kanan), bersama Kadisdikbud Kukar, Heriansyah (Sebelah kiri), saat ditemui awak media. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperketat persiapan Erau Adat Kutai 2026 setelah agenda budaya tersebut masuk Karisma Event Nusantara (KEN). Status itu membuat penyelenggaraan Erau harus memenuhi sejumlah standar yang ditetapkan Kementerian Pariwisata.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar Heriansyah mengatakan, standar penyelenggaraan menjadi perhatian dalam pelaksanaan Erau tahun ini, mulai dari pengelolaan sampah, mitigasi risiko bencana, hingga dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Erau tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Erau tahun ini sudah masuk Karisma Event Nusantara, sehingga standar pelaksanaannya harus diperhatikan. Ada standar dan target tertentu yang diminta oleh kementerian dan harus kita penuhi,” ujar Heriansyah, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek yang harus dipersiapkan dengan baik agar kegiatan tidak menimbulkan persoalan lingkungan.

Baca  UMKT Selenggarakan LKMM Tingkat Menengah, Cetak Pemimpin Muda Kreatif

“Misalnya dalam proses pelaksanaan, bagaimana kegiatan ini tidak menimbulkan sampah di mana-mana. Penanganan sampah harus dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Selain kebersihan, panitia diminta menyiapkan mitigasi risiko jika terjadi bencana selama rangkaian kegiatan. Pemerintah juga akan mengukur dampak pelaksanaan Erau terhadap UMKM.

“Bagaimana efek dari pelaksanaan Erau ini juga berdampak pada UMKM kita. Itu harus bisa diukur,” kata Heriansyah.

Ia menambahkan, aspek komunikasi juga menjadi perhatian karena Erau kini tidak hanya menyasar masyarakat lokal. Informasi selama Erau 2026 perlu tersedia dalam bahasa yang dapat dipahami pengunjung dari luar daerah maupun mancanegara.

“Dalam proses pelaksanaan juga jangan hanya menggunakan satu bahasa. Harus ada bahasa lain yang bisa diakses atau diterjemahkan oleh pihak luar, terutama Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris,” jelasnya.

Baca  Kubar Raih WTP 9 Kali Berturut-turut, Bupati FX Yapan Ungkap Rahasia Suksesnya

Sementara itu, Heriansyah menyebut persiapan fisik untuk rangkaian kegiatan sakral Erau telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah kegiatan pra-Erau juga telah dilaksanakan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Sultan Aji Muhammad Arifin.

“Kalau persiapan secara fisik untuk kegiatan sakral sudah hampir 90 persen. Bahkan pra-Erau, Ayahanda Sultan sudah melakukan beberapa rangkaian acara,” ungkapnya.

Rangkaian tersebut di antaranya ziarah ke makam para raja dan sultan di kompleks Museum Mulawarman, dilanjutkan dengan ziarah ke Desa Kutai Lama serta prosesi Pesawai.

Lebih lanjut, Heriansyah memastikan seluruh kegiatan sakral dalam rangkaian Erau akan diikuti Sultan. Erau Adat Kutai 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 28 September 2026.

Dalam pelaksanaan adat tersebut, Sultan juga menjalankan ketentuan untuk tidak menginjak tanah selama Tiang Ayu berdiri di istana atau Kedaton Museum Mulawarman.

Baca  Pengukuhan Kerta Wredatama PWRI Kukar, Edi Damansyah Dorong Pemberdayaan Perempuan

“Kalau menginjakkan kaki ke tanah itu, dimulai dari saat menirikan Tiang Ayu di istana atau Kedaton Museum sampai berakhirnya Tiang Ayu dirobohkan. Setelah itu baru kita bisa menginjak tanah,” kata Sultan Aji Muhammad Arifin.

Ia menegaskan ketentuan tersebut merupakan adat warisan leluhur yang hingga kini tetap dipertahankan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

“Namanya adat, kita tidak bisa mengubahnya dari zaman dahulu. Itu merupakan adat dari nenek moyang kita. Jadi sampai sekarang masih tetap dijalankan dan diteruskan kepada anak cucu kita,” pungkasnya. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button