
Editorialkaltim.com – DPRD Bontang meminta Pertamina mengatur ritme distribusi bahan bakar minyak (BBM) agar penyaluran Pertalite tetap lancar meski ada rencana pengurangan kuota. Pengaturan distribusi dinilai penting untuk mencegah kelangkaan dan mengendalikan antrean di SPBU.
Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, mengatakan pengurangan kuota Pertalite harus diimbangi dengan pola distribusi yang tepat. Ia mencontohkan, jika pasokan sebelumnya mencapai 16 kiloliter (KL) dikurangi menjadi 8 KL, penyalurannya jangan sampai terputus.
“Kalau Pertalite yang tadinya 16 KL dikurangi menjadi 8 KL, jangan sampai kosong Pertamax-nya. Ini kesinambungan. Begitu Pertalite habis, orang ada pilihan ke Pertamax,” ujarnya, Senin (31/8/2026).
Menurut Rustam, antrean bukan menjadi persoalan selama stok BBM tetap tersedia dan jumlah kendaraan yang mengantre masih dalam batas wajar. Persoalan muncul ketika Pertalite dan Pertamax sama-sama tidak tersedia sehingga masyarakat tidak memiliki alternatif.
Rustam juga meminta Pertamina memperbaiki ritme pengiriman BBM ke SPBU. Dengan waktu sekitar empat bulan hingga akhir tahun, ia berharap distribusi lebih tertib agar kuota yang tersedia dapat tersalurkan kepada masyarakat.
“Empat bulan ini walaupun janji Pertamina 100 persen memang belum kirim, saya mudah-mudahan dengan tertib nantinya itu tidak habis. Bukan tidak terjadi antrean, tapi terpenuhi,” katanya.
Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Guel, Hermawan Bagus, mengatakan seluruh masukan DPRD telah diterima dan akan ditindaklanjuti. Pertamina berkomitmen mengupayakan penyaluran kuota hingga 100 persen serta mengatur waktu distribusi sebaik mungkin.
“Kami sudah tampung semua aspirasinya. Baik untuk menyalurkan kuota 100 persen, terkait pengaturan kapan panas, kapan dingin, diatur sebaik mungkin,” ujar Bagus.
Terkait ritase, Pertamina akan berkoordinasi dengan tim lain di Patra Niaga untuk memperbaiki pola pengiriman. Bagus mengatakan evaluasi lapangan yang telah dilakukan bersama akan menjadi bahan untuk menyusun pola distribusi yang lebih optimal.
“Khusus untuk ritase ini, kami akan koordinasi dengan tim lain di Patra Niaga supaya ritase ini bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (lia/ndi/adv)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



