Pemkab PPU Dorong Duta Wisata Maksimalkan Promosi Digital Kenalkan Destinasi Daerah

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong Duta Wisata semakin kreatif memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan potensi pariwisata daerah. Strategi promosi digital menjadi salah satu pilihan untuk memperluas jangkauan promosi di tengah keterbatasan anggaran tahun ini.
Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi ADWINDO Kabupaten PPU bersama Asisten II Setkab PPU Hadi Saputro yang mewakili Bupati PPU, di ruang kerja Asisten II. Pertemuan sekaligus membahas persiapan delegasi PPU menghadapi Pemilihan Duta Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung November 2026.
Hadi mengatakan keterbatasan anggaran tidak semestinya menghentikan partisipasi maupun kreativitas generasi muda dalam mempromosikan daerah. Pemkab tetap memberikan dukungan agar delegasi PPU mampu bersaing dan melanjutkan tradisi prestasi yang selama ini telah dibangun.
“Meski anggaran yang tersedia terbatas, kita harus tetap optimistis dan memberikan dukungan. Harapannya Duta Wisata PPU mampu bersaing di tingkat provinsi, bahkan nasional, serta kembali membawa prestasi bagi daerah,” ujar Hadi.
Duta Wisata PPU sendiri memiliki rekam jejak prestasi sejak 2014. Sejumlah wakil daerah pernah masuk Top 5 Duta Wisata Kaltim, memperoleh gelar atributif pada ajang Putri Pariwisata Indonesia, hingga mencatatkan prestasi internasional melalui Adil asal Kampung Baru yang meraih posisi 2nd Runner-Up Mister Tourism.
Di tengah transisi kebijakan tingkat provinsi dan keterbatasan pembiayaan daerah, ADWINDO PPU kini mematangkan pola seleksi dan persiapan yang lebih efisien. Promosi melalui konten digital menjadi salah satu strategi yang akan diperkuat untuk memperkenalkan potensi wisata yang belum banyak diketahui masyarakat.
Perwakilan ADWINDO PPU, Rhiyan, mengatakan kondisi anggaran justru menjadi pemicu bagi anggotanya untuk mencari pendekatan promosi yang lebih kreatif dan kolaboratif.
“Keterbatasan anggaran tahun ini justru mendorong kami lebih kreatif dan memperbanyak kolaborasi. Salah satu fokusnya adalah memaksimalkan media sosial untuk memperkenalkan destinasi tersembunyi PPU, dari wisata bahari sampai susur goa pesisir yang belum banyak dikenal,” ujarnya.
Promosi tersebut akan diperkuat melalui visual storytelling dan konten video kreatif. Strategi itu diharapkan mampu menarik masyarakat dari daerah sekitar, terutama Balikpapan dan Samarinda, untuk datang langsung menikmati destinasi yang ditawarkan PPU.
Tidak hanya mengenalkan destinasi, Duta Wisata PPU juga diarahkan membangun kolaborasi dengan pelaku UMKM. Peningkatan kunjungan wisatawan diharapkan ikut membuka pasar bagi produk lokal sehingga manfaat pengembangan pariwisata dapat dirasakan oleh masyarakat.
Dengan beragam latar belakang akademis anggotanya, termasuk Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Duta Wisata PPU diharapkan mampu berperan lebih luas daripada sekadar menjadi representasi daerah. Mereka juga dapat memberikan gagasan dalam mengenalkan potensi ruang, menyusun strategi promosi serta menghubungkan pariwisata dengan pengembangan ekonomi kreatif.
Keikutsertaan pada Pemilihan Duta Wisata Kaltim November mendatang pun diharapkan menjadi momentum memperkuat regenerasi generasi muda sekaligus memperluas promosi pariwisata PPU. Pemkab berharap kreativitas Duta Wisata dapat membantu meningkatkan daya tarik daerah dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. (Adv/Rir)



