
Editorialkaltim.com – Anggota DPD RI Dapil Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, menilai kepala daerah memiliki peran penting dalam mendorong keterlibatan perusahaan yang beroperasi di Kaltim untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan diperlukan untuk mempercepat penanganan bencana, terutama ketika kasus kebakaran meningkat.
“Sebenarnya peran kepala daerah itu sangat luar biasa, Bapak Ibu. Dalam meminta perusahaan-perusahaan yang ada di Kaltim untuk membantu memadamkan api,” paparnya saat kegiatan serap aspirasi di Kantor PWI Kaltim, Kamis (27/8/2026).
Ia menilai kepala daerah memiliki ruang untuk membangun komitmen bersama perusahaan melalui berbagai bentuk dukungan. Dukungan tersebut tidak hanya berupa pengerahan personel dan peralatan pemadaman, tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Lebih lanjut, Aji menceritakan pengalamannya saat berada di Komite II DPD RI dalam mendorong perusahaan membantu penanganan bencana. Menurutnya, perusahaan dapat bergerak cepat ketika pemerintah membutuhkan bantuan.
“Itu beberapa kepala daerah seperti itu. Waktu saya masih di Komite II, saya kan sekarang mengelola di Komite II, Pak. Di Komite II itu saya kalau minta bantuan apa-apa, Pertamina cepat, Pak,” ujarnya.
Ia mengatakan pola sinergi serupa telah diterapkan sejumlah kepala daerah di wilayah lain di Indonesia. Pendekatan tersebut dinilai dapat diterapkan di Kaltim untuk memperkuat penanganan karhutla.
Jumlah titik panas yang terdeteksi di Kaltim saat ini terus meningkat. Sebanyak 16.314 titik panas terdeteksi sepanjang 1–25 Agustus 2026.
Berdasarkan analisis WALHI Kaltim, sebanyak 13.475 titik atau lebih dari 80 persen titik panas tersebut berada di area konsesi perusahaan kehutanan, pertambangan, dan perkebunan kelapa sawit.
Aji menilai pemerintah daerah perlu membangun komunikasi dan komitmen yang jelas dengan perusahaan di wilayahnya. Dukungan perusahaan dapat berupa dana CSR maupun bantuan lain untuk penanggulangan bencana.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan perusahaan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mencakup upaya pencegahan, penyediaan sarana dan prasarana, serta dukungan bagi masyarakat terdampak bencana. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



