KaltimKukar

DPRD Kaltim Minta Bupati Kukar Jemput Dana APBN untuk Bangun Jembatan Kudungga

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Samsun (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Samsun, mendorong Bupati Kutai Kartanegara segera mengusulkan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna mempercepat pembangunan Jembatan Kudungga. Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi paling realistis di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

Samsun mengatakan usulan dari kepala daerah kepada pemerintah pusat akan lebih efektif agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kita berharap anggaran dari pusat bisa membantu. Yang mengajukan tentu bupati. Kalau hanya mengandalkan bantuan keuangan, tidak akan cukup, apalagi sekarang bantuan keuangan juga sudah tidak ada lagi,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Baca  DPRD Kaltim Desak APH Usut Tuntas Kasus Guru Cabuli Murid di Samarinda

Jembatan Kudungga direncanakan menghubungkan Kecamatan Muara Kaman dengan Kecamatan Kota Bangun. Infrastruktur itu dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kutai Kartanegara.

Namun, hingga kini pembangunan jembatan tersebut belum masuk prioritas sehingga realisasinya masih tertunda.

Samsun menjelaskan kondisi fiskal daerah saat ini semakin terbatas setelah alokasi anggaran dari pemerintah pusat berkurang. Situasi itu membuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum mampu membiayai pembangunan jembatan tersebut secara mandiri.

Baca  Kemeriahan Pesta Laut Pesisir Nusantara 2025 di Kukar, Wali Band Tutup Acara dengan Spektakuler!

“Kalau mengandalkan kemampuan keuangan daerah saat ini cukup berat karena banyak anggaran yang dipotong oleh pusat. Kemudian kalau menjadi belanja langsung provinsi juga belum memungkinkan,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov Kaltim baru dapat mengalokasikan anggaran apabila kewenangan pembangunan Jembatan Kudungga dialihkan ke pemerintah provinsi. Selama kewenangan masih berada di pemerintah kabupaten, dukungan APBN dinilai menjadi pilihan paling memungkinkan.

Baca  10 Kampus Swasta Terbaik di Kaltim 2023: Ada Untag, UMKT hingga Unikarta

“Kecuali nanti ada pengalihan kewenangan kepada provinsi, baru bisa dibiayai oleh provinsi. Karena itu, masuknya anggaran APBN sangat penting. Menurut saya ini proyek yang strategis dan memang harus direalisasikan,” tegasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button