KaltimSamarinda

Pelang Besi Kantor PT Wahana Inti Sejati Dicuri, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Kantor PT Wahana Inti Sejati (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Aksi pencurian kembali menyasar kantor PT Wahana Inti Sejati di Jalan DI Panjaitan, Samarinda. Kali ini, pelaku membawa kabur pelang besi pembatas parkir yang berada di depan kantor perusahaan pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.

Aksi tersebut terjadi saat kantor dalam keadaan tutup karena hari libur. Tidak ada karyawan yang berada di lokasi sehingga pelaku leluasa menjalankan aksinya.

General Manager PT Wahana Inti Sejati Rossy mengatakan pelang besi yang biasa digunakan sebagai pembatas area parkir itu hilang saat malam hari.

“Yang diambil pelang besi yang ada di depan kantor, yang biasa dipakai untuk menghalangi parkir. Kejadiannya sekitar pukul 19.00 Wita,” ujarnya.

Baca  Rencana TPU di Tiap Perumahan, DPRD Samarinda Bakal Bahas Perda Pengelolaan

Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman terlihat seorang pria datang menggunakan sepeda motor, lalu mengangkut pelang besi tersebut dan membawanya pergi.

“Kelihatan di CCTV diambil sama orang naik motor. Besinya diangkut menggunakan motor,” katanya.

Rossy mengungkapkan, pencurian itu bukan yang pertama kali dialami perusahaan. Beberapa bulan sebelumnya, pelaku juga mencuri solar dari tangki kendaraan operasional dengan cara menyedot bahan bakar. Kasus tersebut juga sempat terekam CCTV dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca  Nursobah Soroti Balapan Liar Saat Ramadan, Minta Pemkot Fasilitasi Sirkuit

“Sudah beberapa kali. Yang di depan kantor ini sudah dua kali. Sebelumnya solar diambil dari tangki mobil dengan cara disedot. Kejadian itu juga terekam CCTV dan sudah kami laporkan ke polisi,” jelasnya.

Atas kejadian terbaru ini, pihak perusahaan kembali membuat laporan kepada aparat penegak hukum. Rossy berharap polisi tidak hanya menerima rekaman CCTV, tetapi juga turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Saya berharap ada respons langsung. Setidaknya petugas datang ke lokasi, melihat kondisi di lapangan, dan memeriksa CCTV secara langsung, bukan hanya meminta rekamannya dikirim,” ungkapnya.

Baca  Andi Satya Sebut Penyusunan AKD DPRD Kaltim Rampung

Menurut Rossy, nilai barang yang dicuri memang tidak terlalu besar. Namun, pencurian yang terus berulang dinilai dapat menciptakan rasa tidak aman bagi pelaku usaha dan berpotensi membuat pelaku semakin berani beraksi.

“Kalau dibiarkan terus, nanti menjadi kebiasaan. Pelaku merasa aman karena tidak ada tindak lanjut. Kami juga jadi bingung apakah harus menyediakan penjagaan selama 24 jam agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button