KaltimSamarinda

Warga Samarinda Seberang Keluhkan Layanan BPJS hingga Bau TPS saat Reses DPRD

Foto bersama Anggota DPRD Kota Samarinda Harminsyah P dengan warga masyarakat Kelurahan Sei Keledang (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Warga Samarinda Seberang menyampaikan sejumlah keluhan saat reses Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Harminsyah P, di Cafe Maraja, Jalan APT Pranoto, Kelurahan Sei Keledang, Minggu (24/5/2026). Persoalan layanan BPJS Kesehatan hingga kondisi tempat pembuangan sampah menjadi sorotan utama masyarakat.

Kegiatan reses itu dihadiri tokoh masyarakat, pemuka agama, dan warga sekitar. Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai masih belum mendapat penanganan maksimal dari pemerintah.

Salah satu keluhan terbesar datang dari sektor kesehatan. Warga menilai pelayanan BPJS masih menyulitkan, terutama saat pasien membutuhkan penanganan darurat di fasilitas kesehatan.

Baca  Pembaruan Perda Kepariwisataan Samarinda, Upaya Pemerintah Dukung Pengusaha

“Kalau kondisi darurat, masyarakat maunya langsung ditangani. Jangan sampai terkendala administrasi yang justru memperlambat pelayanan,” ujar Harminsyah.

Selain pelayanan kesehatan, warga RT 04 Kelurahan Sei Keledang juga mengeluhkan kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang dinilai kurang terawat. Mereka meminta adanya penambahan petugas kebersihan agar penanganan sampah lebih optimal.

Menurut warga, penumpukan sampah kerap memunculkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat sekitar. Karena itu, warga turut mengusulkan penyemprotan disinfektan secara rutin di area TPS.

Baca  Unggul Hasil Hitung Cepat, Edi-Rendi Sebut Kemenangan Rakyat

Harminsyah mengatakan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama organisasi perangkat daerah terkait. Ia memastikan persoalan yang disampaikan warga akan menjadi perhatian dalam pembahasan di DPRD Kota Samarinda.

“Semua aspirasi masyarakat kami tampung. Nantinya akan kami koordinasikan dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing agar ada solusi konkret,” katanya.

Baca  Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik Gelar Silaturahmi dengan MUI, Dorong Kerukunan Umat Beragama

Ia juga menegaskan reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, DPRD dapat mengetahui persoalan yang benar-benar dirasakan warga di lapangan.

“Reses bukan hanya agenda formal, tapi kesempatan bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung agar bisa diperjuangkan,” tutupnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button