KaltimSamarinda

Pasar Segiri Diusulkan Jadi Pusat Pasar Basah Samarinda

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto: Editorialkaltim/Muhlis)

Editorialkaltim.com – Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mendorong penataan fungsi pasar secara lebih terarah demi menciptakan aktivitas perdagangan lebih tertib di Kota Tepian. Salah satu gagasan yang diusulkan yakni menjadikan Pasar Segiri sebagai pusat pasar basah di Samarinda.

Menurut Deni, pembagian fungsi pasar dinilai penting agar masyarakat lebih mudah mencari kebutuhan sesuai jenis barang yang dibutuhkan. Ia mencontohkan Pasar Pagi dapat difokuskan sebagai pusat konveksi dan emas, sementara kebutuhan bahan pokok dipusatkan di Pasar Segiri.

Baca  Masih Dengan Visi-Misi Periode Sebelumnya Isran-Hadi Komitmen Tuntaskan Pembangunan di Kaltim

“Kita ingin fungsi pasar jelas agar masyarakat mudah mencari kebutuhan, pedagang tertata rapi, serta aktivitas perdagangan semakin nyaman nantinya,” ujarnya.

Deni menilai kondisi pasar saat ini masih bercampur antara perdagangan pasar basah dan pasar kering. Situasi tersebut dianggap membuat penataan kawasan perdagangan belum berjalan maksimal.

Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan konsep pemisahan fungsi pasar bisa menghadirkan sistem perdagangan lebih terorganisir. Selain memudahkan warga, penataan itu juga diyakini berdampak terhadap kenyamanan kawasan kota.

Baca  Hauling Batu Bara Kewenangan Pusat, Pemkab Paser Tetap Pasang Badan

“Kalau mencari ikan, ayam, daging, hingga sembako, masyarakat cukup menuju Pasar Segiri tanpa harus berpindah lokasi lagi,” katanya.

Ia menjelaskan kebutuhan seperti konveksi, emas, dan perdagangan nonpangan dapat dipusatkan di Pasar Pagi. Skema itu diharapkan mampu mengurangi kesemrawutan aktivitas perdagangan sekaligus memperjelas identitas masing-masing pasar tradisional di Samarinda.

Selain penataan fungsi pasar, Deni juga menyoroti aktivitas perdagangan di Pasar Pagi yang dinilai belum berjalan optimal hingga sekarang. Menurutnya, perlu langkah penataan lebih serius agar kawasan tersebut kembali ramai serta nyaman dikunjungi masyarakat.

Baca  Lomba Napak Tilas Perjuangan 2024 Resmi Dimulai, 28 Sekolah Ikut Ambil Bagian

Penataan kawasan pasar, lanjut dia, juga berkaitan erat dengan wajah kota. Jika fungsi pasar berjalan sesuai peruntukan, kondisi lalu lintas, kebersihan, hingga kenyamanan lingkungan diyakini ikut membaik.

“Kita harapkan penataan pasar berjalan maksimal supaya perdagangan berkembang baik, pedagang nyaman, serta masyarakat semakin mudah berbelanja,” tutupnya.(sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button