
Editorialkaltim.com – Target layanan air bersih di Kota Samarinda mendapat sorotan DPRD. Meski capaian teknis dan pendapatan dinilai positif, dorongan percepatan layanan terus disuarakan.
Cakupan layanan air bersih saat ini disebut telah mencapai sekitar 84 persen. Angka tersebut mendekati target penuh yang direncanakan tercapai pada 2029. Namun DPRD menilai, capaian itu seharusnya bisa digenjot lebih cepat.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim menilai tidak ada alasan kuat untuk menunggu hingga batas waktu yang telah ditentukan, jika kondisi saat ini sudah cukup mendukung.
“Dengan capaian layanan yang sudah mencapai delapan puluh empat persen, seharusnya ada langkah percepatan agar target seratus persen bisa tercapai lebih cepat,” ujarnya.
Di sisi lain, performa keuangan sektor air bersih juga menunjukkan tren positif. Pendapatan daerah dari sektor ini bahkan melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dari target Rp12 miliar, realisasi penerimaan justru menyentuh Rp17 miliar. Rohim menilai capaian tersebut tetap perlu dievaluasi dari sisi perencanaan.
“Pendapatan daerah memang melampaui target, namun perlu ditinjau kembali apakah target awal sudah cukup menantang atau masih terlalu rendah,” katanya.
Selain capaian angka, DPRD juga menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung seperti Instalasi Pengolahan Air (IPA). Secara umum, fasilitas tersebut dinilai sudah berjalan sesuai fungsi tanpa kendala berarti.
“Secara teknis instalasi pengolahan air sudah berjalan baik, sehingga tinggal memastikan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” terangnya.
Meski demikian, Rohim tidak menampik adanya tantangan dari faktor eksternal yang dapat memengaruhi operasional perusahaan air minum, termasuk fluktuasi harga energi dan bahan baku.
“Kondisi global memang memengaruhi operasional, tetapi tidak boleh dijadikan alasan untuk menahan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” tutupnya.
DPRD pun mendorong agar pemerintah daerah lebih adaptif dalam merumuskan kebijakan, sehingga perluasan layanan air bersih bisa dipercepat tanpa harus menunggu target jangka panjang. Hingga kini, isu kenaikan tarif belum masuk pembahasan utama.(sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



