
Editorialkaltim.com – TNI menyatakan kesiapan untuk ikut memperkuat pengamanan aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Kalimantan Timur. Keterlibatan tersebut merupakan bentuk perbantuan kepada kepolisian agar situasi tetap aman dan kondusif.
Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan personel untuk mendukung pengamanan bersama Polri. Selain itu, seluruh satuan di bawah jajaran Kodam juga disiagakan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.
“Kita menyiapkan 70 personel, dan seluruh satuan siap membantu Polri sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Krido menjelaskan, unsur TNI seperti Korem dan Kodim turut disiapkan untuk mendukung pengamanan, khususnya di wilayah Kota Samarinda yang menjadi salah satu titik fokus aksi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi dinamika massa.
Ia menegaskan, dalam pelaksanaan tugas di lapangan, prajurit TNI akan tetap mengedepankan profesionalitas serta mengikuti skema pengamanan yang telah ditetapkan bersama aparat kepolisian.
“Kita akan bertindak profesional dan mengikuti arahan, termasuk dengan pendekatan humanis, preventif, dan preemtif,” katanya.
Menurutnya, personel TNI akan ditempatkan di sejumlah titik strategis dan bersifat siaga untuk digerakkan sewaktu-waktu apabila diperlukan oleh kepolisian. Peran tersebut tetap dalam kerangka perbantuan, tanpa mengambil alih tugas utama Polri.
“Prajurit TNI akan berada di titik-titik kuat dan siap bergerak jika diminta membantu oleh kepolisian,” tegasnya.(sal/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



