
Editorialkaltim.com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah untuk meningkatkan kontribusi dalam pembinaan olahraga. Dukungan dari sektor swasta dinilai penting untuk memperkuat pengembangan atlet dan cabang olahraga di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan pihaknya akan segera menyusun langkah strategis bersama kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim yang baru terbentuk. Salah satu agenda yang disiapkan adalah menggelar rapat maraton guna merumuskan program peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Setelah KONI terbentuk, kami akan melakukan rapat maraton untuk menyusun langkah taktis dan strategis peningkatan olahraga di Kaltim,” ujar Rasman, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, upaya tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wakil Gubernur Kaltim agar seluruh pemangku kepentingan ikut berperan dalam mendukung kemajuan olahraga. Selama ini, pembinaan olahraga masih banyak bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sementara kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan.
Karena itu, Dispora Kaltim berencana melakukan pendekatan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Benua Etam agar turut ambil bagian dalam pembinaan olahraga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan maupun bentuk dukungan lainnya.
“Kami juga akan melakukan pendekatan persuasif kepada perusahaan-perusahaan di Kaltim. Minimal mereka dapat memberikan kontribusi kepada cabang olahraga yang ada. Kalau kita berharap semua dari APBD, tentu tidak akan pernah cukup karena kemampuan fiskal kita sangat terbatas,” katanya.
Rasman mengakui sejumlah perusahaan selama ini telah memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga. Namun, kontribusi tersebut dinilai belum mampu menjangkau kebutuhan seluruh cabang olahraga yang terus berkembang.
Ia berharap dunia usaha dapat menunjukkan kepedulian yang lebih besar terhadap pembinaan olahraga sebagai bagian dari kontribusi kepada masyarakat. Selain dukungan pendanaan, perusahaan juga diharapkan membuka ruang bagi atlet daerah untuk terlibat dalam berbagai program yang dijalankan.
“Untuk apa mereka memiliki perusahaan di sini kalau tidak ada kontribusi terhadap masyarakat olahraga. Kalau perlu, atlet-atlet kita juga bisa diberdayakan dan dilibatkan dalam berbagai program perusahaan,” tegasnya.
Dispora Kaltim optimistis kolaborasi antara pemerintah, KONI, dan sektor swasta dapat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



