KaltimSamarinda

Soal MBG dan Sekolah Gratis, DPRD Kaltim: Prioritas Harus Sesuai Kebutuhan Daerah

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ananda Emira Moeis, menyoroti perbandingan urgensi antara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Gratis di daerah. Ia menilai, kedua program tersebut sama-sama penting dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Menurutnya, kondisi tiap daerah di Kaltim tidak bisa disamaratakan. Ia menegaskan, kebijakan publik harus berbasis pada persoalan riil yang dihadapi masyarakat setempat, termasuk dalam menentukan prioritas program.

Baca  DPRD Kaltim Soroti Sejumlah Koreksi Pembangunan Gedung Baru RSUD AWS

“Semua tergantung wilayahnya. Kalau di suatu daerah anak-anaknya sudah terpenuhi gizinya, mungkin tidak terlalu prioritas. Tapi di daerah yang masih banyak kekurangan gizi, itu harus jadi fokus,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).

Ananda menjelaskan, konsep pemerataan tidak selalu berarti setiap daerah memperoleh program yang sama. Ia menilai, keadilan justru harus dilihat dari sejauh mana kebijakan mampu menjawab kebutuhan spesifik masyarakat di tiap wilayah.

Di sisi lain, ia juga menanggapi pro dan kontra yang berkembang terkait program MBG. Menurutnya, program tersebut memiliki tujuan yang jelas dan positif, terutama dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda.

Baca  Tingkatkan Kesadaran Bernegara, Ambulansi Komariah Gelar Soswabang

“Jelas bahwa tujuannya MBG ini bagus, untuk memperbaiki gizi generasi penerus bangsa kita,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program di lapangan. Ia menyebut, berbagai laporan dari masyarakat harus menjadi bahan evaluasi serius agar program berjalan sesuai tujuan.

“Yang perlu kita awasi adalah kerja implementasi di lapangannya sesuai atau tidak. Karena kan banyak laporan-laporan dari masyarakat. Itu yang harus kita lihat betul-betul,” tegasnya.

Baca  DPRD Samarinda Tekankan Kenaikan Tarif Jangan Sentuh Warga Kecil

Ia menambahkan, besarnya anggaran yang telah digelontorkan untuk program MBG harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat. Hal ini penting agar program benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Anggarannya sudah luar biasa besar, jadi harus dipastikan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button