Kaltim

Gelar Soswabang, Anggota DPRD Kaltim Ambulansi Komariah Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Anggota DPRD Kaltim, Ambulansi Komariah (tengah). (Istimewa).

Editorialkaltim.com – Legislator Kalimantan Timur (Kaltim), Ambulansi Komariah mengingatkan masyarakat Samarinda akan pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa juga menumbuhkan jiwa nasionalisme. Hal ini disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Jalan Lambung Mangkurat, Gang 3 B RT Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Minggu (05/03/2023).

Dia menjelaskan, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta kesatuan wilayah yang dilandasi Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca  Presentase Keterwakilan Perempuan dalam Pendaftaran Bacaleg DPRD Kaltim di Pemilu 2024

“Hari ini kita berkumpul selain kita bersilaturahim, tentu juga kita mendegarkan penjelasan dalam sosialisasi kebangsaan ini agar semua bapak ibu dikuatkan kembali jiwa nasionalisme dan cinta terhadap tanah air,” terangnya.

Politisi yang akrab disapa Bunda Kom ini menjelaskan, Pancasila sebagai ideologi negara merupakan pedoman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai sila pertama, yakni Ketuhanan yang Maha Esa bermakna bangsa Indonesia adalah negara yang bertuhan, tidak ada ruang bagi orang yang tidak bertuhan.

Baca  DPUPR Kaltim Peringati Hari Tata Ruang dengan Senam Sehat dan Diskusi Publik
Anggota DPRD Kaltim, Ambulansi Komariah (tengah) saat menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Jalan Lambung Mangkurat, Gang 3 B RT Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir pada Senin (06/03/2023). (Istimewa).

“Ada 6 agama di republik ini yang patut kita saling menjaga dan menghormati satu dengan lainnya,” tuturnya.

Pada prinsipnya, disebutkan Komariah, bahwa bangsa Indonesia wajib untuk menyembah Tuhan. Beribadah sesuai keyakinan masing-masing secara leluasa, saling toleransi dalam peribadatannya sesuai agamanya.

“Sebagai manusia yang berkeadaban harus menghormati nilai-nilai keagamaan lainnya saling menebarkan kebaikan diantara semua golongan,” terangnya.

Politisi Gerindra itu menegaskan, persatuan Indonesia harus terus dijaga. Sebab dari berbagai suku bangsa, bahasa, dan warna kulit kita telah disatukan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Baca  Optimalisasi Potensi Sungai Karang Mumus untuk Peningkatan PAD Kaltim

“Menjaga keharmonisasian agama itu sangat penting, sehingga ketentraman kehidupan bangsa ini terus dipupuk dan terjaga kedamaiannya,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber, Sulanto dan Suhardin Dahlan serta ketua RT 25 Rudi, Lurah Pelita Tafif Hamdani dan para RT sekitarnya.

[NFA | ADV]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltimcom kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button