
Editorialkaltim.com – DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota Samarinda memperluas program beasiswa dan menambah jumlah sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengatasi persoalan pendidikan di daerah. Rekomendasi itu mencuat dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah.
Anggota Komisi III sekaligus Anggota Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan akses pendidikan harus dibuka lebih luas, terutama bagi masyarakat kurang mampu dan pelajar berprestasi.
Menurutnya, program beasiswa tidak hanya menyasar pendidikan dasar dan sarjana, tetapi juga perlu diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan lanjutan.
“Kami merekomendasikan Pemkot memperluas program beasiswa bagi warga kurang mampu dan siswa berprestasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan daerah,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Rohim menilai dukungan pendidikan hingga jenjang magister dan doktoral penting dilakukan agar putra-putri daerah memiliki daya saing lebih baik di masa depan.
“Beasiswa S2 dan S3 bagi putra-putri Samarinda penting diberikan untuk mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul dan berdaya saing,” katanya.
Selain persoalan beasiswa, DPRD juga menyoroti keterbatasan daya tampung SMP di Samarinda. Setiap tahun, jumlah lulusan sekolah dasar dinilai belum sebanding dengan kapasitas sekolah lanjutan yang tersedia.
Kondisi tersebut, kata Rohim, kerap membuat calon peserta didik kesulitan mendapatkan sekolah saat penerimaan siswa baru berlangsung.
“Selama ini banyak lulusan SD kesulitan masuk SMP karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri di beberapa wilayah Samarinda,” tegasnya.
Ia meminta Pemkot Samarinda segera menyusun basis data pendidikan secara terukur untuk memetakan kebutuhan sekolah di setiap kawasan. Data itu dinilai penting agar pembangunan sekolah baru dapat dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.
DPRD pun mendorong adanya penambahan SMP di wilayah dengan jumlah lulusan SD tinggi dan keterbatasan fasilitas pendidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi ketimpangan akses pendidikan di Samarinda.
Melalui rekomendasi itu, DPRD berharap seluruh lulusan SD dapat tertampung di jenjang pendidikan berikutnya. Dewan juga menegaskan komitmennya mengawal kebijakan pendidikan agar lebih merata, inklusif, dan menjawab kebutuhan warga Kota Samarinda.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



