BontangKaltim

Wali Kota Bontang Pangkas Belanja Tak Mendesak

Rapat Paripurna Tanggapan dan/atau Jawaban Wali Kota atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD 2026 (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota Bontang menyesuaikan belanja dalam Perubahan APBD 2026 seiring kondisi fiskal yang semakin terbatas. Sejumlah kegiatan yang dinilai belum mendesak dan belum siap dilaksanakan disesuaikan, sementara anggaran pelayanan dasar tetap dipertahankan.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, penyesuaian anggaran perlu dilakukan untuk menjaga kemampuan keuangan daerah. Kebijakan tersebut bukan berarti seluruh program dikurangi, melainkan memilah kegiatan berdasarkan urgensi dan kesiapan pelaksanaannya.

Baca  Bupati Kukar Buka Binlat PKN STAN 2025

“Yang kita lihat bukan hanya ada anggarannya, tetapi apakah kegiatannya memang siap dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (8/9/2026).

Menurut Neni, realisasi anggaran semester pertama menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan penyesuaian. Program yang belum berjalan optimal akan dievaluasi dengan mempertimbangkan waktu penyelesaian dan kepastian sumber pendanaan.

Neni menegaskan, belanja wajib dan pelayanan dasar tetap menjadi prioritas. Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tidak boleh terabaikan akibat tekanan fiskal.

Baca  Pencairan Beasiswa Kaltim Tuntas 2024 Mulai Diproses, Begini Cara Cairkan

Ia juga meminta setiap perangkat daerah lebih cermat menentukan prioritas. Anggaran yang tersedia harus diarahkan untuk kegiatan yang realistis diselesaikan dan memiliki keluaran yang jelas.

“Jangan sampai anggaran terserap, tetapi manfaatnya tidak maksimal. Kita harus memastikan setiap kegiatan menghasilkan sesuatu yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan pembangunan. Pemkot Bontang bersama DPRD masih membahas sejumlah penyesuaian dalam Perubahan APBD 2026.

Baca  Revitalisasi Citra Niaga Upaya Meningkatkan Kunjungan dan Perekonomian Samarinda

“Harapannya, pembahasan nantinya menghasilkan postur anggaran yang lebih realistis, efisien dan tepat sasaran, tanpa mengurangi kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” tukasnya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button