KaltimKukar

PLN Intervensi Listrik 9 Desa Kukar pada 2027

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri saat ditemui awak media seusai kegiatan. (Foto: Editorialkaltim/Ridho)

Editorialkaltim.com — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong sinergi dengan PT PLN dalam program elektrifikasi sembilan desa yang direncanakan mendapat intervensi pada 2027. Pemkab Kukar sebelumnya telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di sejumlah desa tersebut.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, program listrik desa tersebut telah dibahas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bidang kelistrikan dengan fasilitasi Gubernur Kalimantan Timur.

Menurutnya, pemerintah daerah berharap program PLN tidak berjalan sendiri, tetapi memperkuat infrastruktur PLTS Komunal yang telah dibangun Pemkab Kukar.

“Memang tahun 2027 itu direncanakan ada sembilan desa yang akan mendapatkan intervensi dari PLN terkait dengan listrik desa ini. Akan tetapi, pemerintah daerah sudah melaksanakan intervensi dalam bentuk pembangunan PLTS Komunal di sana,” ujar Aulia, Rabu (16/9/2026).

Baca  Gelar RDP, Komisi IV DPRD Kukar Evaluasi APBD 2024 dan Rencana Kerja 2025

Ia menjelaskan, kapasitas PLTS Komunal yang telah dibangun pemerintah daerah berkisar 40 hingga 60 kilowatt peak (kWp). Kapasitas tersebut masih terbatas dan sebagian besar digunakan untuk kebutuhan dasar, seperti penerangan.

“Penggunaannya di masyarakat ini hanya cukup untuk penerangan, cukup untuk menyalakan TV, mungkin kulkas masih belum cukup,” ujarnya.

Karena itu, kehadiran PLN diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan jangkauan layanan listrik bagi masyarakat di desa-desa tersebut. Pemkab Kukar juga telah membahas mekanisme sinergi dengan PLN agar infrastruktur yang tersedia dapat dimanfaatkan dan diperkuat.

Baca  Standarisasi Anggaran Jadi Solusi Ketimpangan di Kukar

Aulia menyebut bentuk kerja sama masih dapat dibahas, termasuk kemungkinan melalui kerja sama operasional (KSO). Pemerintah daerah menekankan tujuan utama program tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

“Harapan kita PLTS yang sudah terbangun ini, apalagi PLN juga intervensinya dalam bentuk pembangunan PLTS, maka kita berharap PLTS yang sudah kita bangun inilah yang dikuatkan oleh PLN,” jelasnya.

Baca  Wabup Kutai Kartanegara Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2023 di Rapat Paripurna

Sembilan desa yang masuk dalam rencana intervensi PLN pada 2027 yakni Desa Sepatin di Kecamatan Anggana; Desa Tunjungan, Menamang Kiri, Menamang Kanan, Kupang Baru, dan Liang Buaya di Kecamatan Muara Kaman; serta Desa Bencamar dan Muara Enggelam di Kecamatan Muara Wis.

Pemkab Kukar berharap sinergi tersebut dapat mengoptimalkan pelayanan listrik di desa-desa yang selama ini memiliki keterbatasan akses sekaligus memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat. (dhn/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button