
Editorialkaltim.com – Plaza Seremoni di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencuri perhatian dunia. Ruang publik yang berada di jantung kawasan pemerintahan itu sukses meraih Honour Award dalam ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026 untuk kategori Landscape Design Award (Professional Category).
Penghargaan internasional tersebut menjadi pengakuan atas desain lanskap Plaza Seremoni yang memadukan fungsi ruang publik dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Otorita IKN menyebut capaian ini semakin mengukuhkan Nusantara sebagai kota hutan yang mengedepankan kualitas tata ruang, estetika, dan kelestarian lingkungan.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan sejak awal pembangunan Nusantara memang dirancang berlandaskan tiga pilar utama.
“Kami memiliki tiga pilar dalam pembangunan Nusantara yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan,” ujar Basuki dalam keterangan resmi.
Plaza Seremoni berada di kawasan Sumbu Kebangsaan, tepat di depan Istana Negara dan Istana Garuda. Kawasan ini dipersiapkan bukan hanya sebagai lokasi penyelenggaraan acara kenegaraan, tetapi juga menjadi ruang publik yang terbuka bagi masyarakat.
Beragam fasilitas disediakan untuk menunjang aktivitas warga, mulai dari amfiteater terbuka, jalur pedestrian, jalur sepeda, ruang terbuka hijau, galeri UMKM, hingga area komunal. Konsepnya mengadopsi fungsi alun-alun sebagai ruang interaksi masyarakat, namun dikemas dengan pendekatan yang lebih modern.
Tak hanya mengedepankan estetika, Plaza Seremoni juga dirancang dengan konsep ramah lingkungan. Pengembangan kawasan memanfaatkan kontur alami lahan serta sistem tata air yang sudah ada sehingga mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat identitas Nusantara sebagai kota hutan.
Plaza Seremoni bersama kawasan Sumbu Kebangsaan sebelumnya diresmikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 14 Agustus 2024. Kini kawasan tersebut menjadi salah satu ikon utama pembangunan IKN sekaligus wajah baru pusat pemerintahan Indonesia.
Otorita IKN menilai penghargaan MLAA 2026 menjadi bukti bahwa konsep ruang publik yang diterapkan di Nusantara mendapat pengakuan internasional. Penghargaan itu juga memperkuat optimisme pemerintah mewujudkan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada 2028. (tin/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



