BontangKaltim

Pelindo Siap Kaji Pembangunan Pelabuhan Bontang, Pemkot Targetkan Dongkrak Investasi Industri

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur bersama beberapa pejabat di lingkup Pemkot Bontang melakukan kunjungan ke PT Pelindo Regional Makassar (Foto: Editorialkaltim/Ist)

Editorialkaltim.com – Rencana pembangunan pelabuhan di kawasan Bontang Lestari mendapat angin segar. PT Pelindo Regional IV Makassar menyatakan siap menindaklanjuti tawaran kerja sama dari Pemerintah Kota Bontang dengan melakukan kajian lebih mendalam.

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengatakan hasil pertemuan dengan Pelindo menunjukkan adanya peluang besar untuk kolaborasi dalam pengembangan pelabuhan.

“Alhamdulillah, respons Pelindo sangat baik. Mereka terbuka dan siap melakukan survei langsung ke lokasi yang kami tawarkan,” katanya.

Menurut Aspiannur, pembangunan pelabuhan menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya minat investasi di kawasan industri Bontang. Saat ini, lahan industri yang telah dibebaskan mencapai sekitar 360 hektare, dengan total rencana pengembangan mencapai lebih dari 800 hektare.

Baca  Dari Madrasah ke Gedung Dewan, Kisah Sukses Legislator Kukar Ahmad Yani

“Investor sudah mulai masuk, tapi mereka selalu menanyakan kesiapan pelabuhan. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita,” jelasnya.

Pelabuhan yang direncanakan tidak hanya berfungsi sebagai terminal peti kemas, tetapi juga sebagai pusat distribusi logistik terintegrasi yang mampu mendukung aktivitas ekspor-impor.

Dalam paparannya, Pemkot Bontang juga menekankan kesiapan infrastruktur dasar, mulai dari jaringan jalan hingga utilitas seperti air dan listrik. Bahkan, akses menuju lokasi direncanakan memiliki jalur khusus untuk mendukung kelancaran distribusi barang.

Baca  Wabup Kukar Pastikan Umroh Gratis Guru Ngaji dan Rp150 Juta per RT Segera Terealisasi

Dari sisi Pelindo, rencana pembangunan pelabuhan ini berpotensi masuk dalam subholding multi terminal. Namun, sejumlah aspek masih perlu dikaji, termasuk kelayakan teknis, skema kerja sama, serta potensi layanan yang dapat dikembangkan.

Aspiannur menambahkan, skema pembiayaan menjadi alasan utama menggandeng Pelindo. Pasalnya, pembangunan pelabuhan membutuhkan investasi besar yang tidak memungkinkan sepenuhnya dibiayai melalui APBD.

“Kami butuh mitra strategis seperti Pelindo yang punya pengalaman dan kapasitas. Ini agar proyek bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca  Produksi Daging Ayam Kukar Capai 23 Ribu Ton per Tahun

Ke depan, Pemkot Bontang berharap hasil kajian Pelindo dapat segera memberikan kepastian, sehingga pembangunan pelabuhan bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kalau pelabuhan ini terwujud, dampaknya besar. Tidak hanya untuk industri, tapi juga pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan,” pungkasnya.(RIR/ADV DPMPTSP BONTANG)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button