Samarinda

Proyek Molor, Samri Ingatkan Pembangunan yang Berimbang dengan Kesejahteraan 

Ilustrasi Revitalisasi Citra Niaga Samarinda (istimewa)

Editorialkaltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menyoroti serangkaian proyek pembangunan yang terlambat dari jadwal target yang telah ditetapkan. Proyek-proyek tersebut mencakup revitalisasi Pasar Pagi, GOR Segiri, pembangunan Terowongan, dan Teras Samarinda. 

Seperti yang diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra. Dirinya menyampaikan beberapa proyek tersebut seharusnya bisa diselesaikan sesuai dengan target dan batas waktu yang disesuaikan dengan penggunaan APBD Kota Samarinda.

“Tapi yang saya lihat lihat beberapa proyek terkesan dipaksakan,” ujar Samri.

Baca  Deni Anwar Harapkan Kualitas Tenaga Pendidik yang Merata di Samarinda

Ia pun menyampaikan keprihatinannya atas keterlambatan penyelesaian proyek-proyek ini. Dia menekankan perlunya perencanaan yang matang serta pertimbangan dampak sosial yang mendalam dalam setiap tahap pembangunan.

Meski ia mengakui target Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis sebelum masa jabatannya berakhir. Namun, dia menegaskan pentingnya mengutamakan perencanaan yang matang demi menghindari dampak sosial yang merugikan. 

“Pembangunan harus mempertimbangkan hak-hak dan kesejahteraan masyarakat, sehingga harus ada keseimbangan, antara kepentingan pembangunan dengan hak-hak dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. 

Baca  Kick off Meeting Penyusunan Master Plan Pengelolaan Dan Penataan DAS Karang Mumus

DPRD Samarinda secara tegas mendukung pembangunan di kota, namun mereka juga menekankan pentingnya pemerintah setempat untuk tidak mengabaikan dampak sosial yang mungkin timbul sepanjang proses pembangunan. Mereka mendorong pemerintah agar serius menyelesaikan masalah-masalah yang muncul di tengah-tengah proses pembangunan, sembari mengelola dampak-dampak tersebut secara efektif. 

Dalam konteks ini, perlunya dialog dan koordinasi antara pemerintah dan DPRD menjadi sangat penting agar pembangunan dapat berjalan lancar sambil memperhatikan kepentingan serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Baca  Abdul Rofik Dorong Petani Samarinda Perluas Wawasan di Penas KTNA XVI 2023

“Kami berharap pemerintah dapat menyelesaikan masalah dan mengelola dampak yang timbul untuk mencegah munculnya masalah baru di kemudian hari,” tutup Samri. (Lin/adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button