
Editorialkaltim.com – Komisi A DPRD Kota Bontang meminta PT Kaltim Nusa Energi (KNE) segera mengambil langkah nyata untuk menindaklanjuti putusan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) terkait hak 52 eks karyawan PT Hotel Equator yang belum terpenuhi selama hampir satu dekade.
Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto mengatakan persoalan tersebut tidak boleh terus berlarut karena telah memberikan dampak besar bagi para mantan pekerja. Ia meminta jajaran manajemen KNE memanfaatkan waktu dua pekan untuk membahas penyelesaian secara internal.
“Yang kami harapkan hari ini bukan sekadar penjelasan, tetapi ada tindak lanjut yang jelas. Gunakan waktu yang kami berikan untuk berkoordinasi dengan manajemen agar persoalan ini segera menemukan jalan keluar,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (3/8/2026).
Selain meminta percepatan penyelesaian, DPRD juga mendorong PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) selaku induk perusahaan untuk turut berperan aktif memfasilitasi komunikasi agar penyelesaian dapat segera dicapai.
Heri menegaskan, DPRD akan terus mengawal proses tersebut hingga para eks karyawan memperoleh kepastian atas hak-haknya. Menurutnya, perusahaan perlu menunjukkan kepedulian terhadap dampak sosial yang dialami para pekerja.
“Yang kami inginkan adalah penyelesaian. Jangan sampai persoalan ini terus berulang tanpa kepastian, sementara para mantan karyawan terus menunggu hak yang seharusnya mereka terima,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan PT KNE Sutrisno memastikan seluruh hasil rapat akan dilaporkan kepada pimpinan perusahaan, termasuk putusan PHI yang menjadi dasar tuntutan para eks karyawan.
“Seluruh masukan dan hasil rapat ini akan kami sampaikan kepada manajemen untuk menjadi bahan pembahasan lebih lanjut,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan eks karyawan PT Hotel Equator Sutara kembali mempertanyakan kejelasan dana sekitar Rp5 miliar yang sebelumnya disebut telah disiapkan untuk pembayaran pesangon. Menurutnya, hingga kini belum ada penjelasan mengenai status maupun realisasi penggunaan dana tersebut.
“Kami hanya ingin ada kepastian. Kalau memang dana itu sudah disiapkan, kami berharap ada penjelasan yang terbuka mengenai tindak lanjutnya,” pungkasnya. (lia/ndi/adv)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



