KaltimPenajam Paser Utara

Tiga Rumah di BTN KM 04 Nenang Terbakar, BPBD PPU Turun Tangan Selidiki Penyebab

Proses pemadaman. (Foto: Pusdalops BPBD PPU) 

Editorialkaltim.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman padat di BTN KM 04 RT 11, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu pagi. Api muncul sekitar pukul 05.55 WITA dan membuat warga sekitar panik saat masih suasana subuh.

Peristiwa ini mengakibatkan tiga bangunan terdampak. Dua unit rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya hanya rusak ringan di bagian dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila menjelaskan laporan kebakaran diterima tim Pusdalops sekitar pukul 05.57 WITA. Setelah itu, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian guna melakukan penanganan cepat.

Baca  Musyawarah Koperasi Merah Putih Digelar di Sangasanga Dalam, Warga Pesisir Antusias

“Begitu laporan masuk, tim BPBD PPU segera berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan penanganan di lapangan bersama,” ujarnya Sabtu (18/4/2026), di Penajam.

Proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur gabungan. Tim dari DPKP Pos Penajam, BPBD PPU, Brigade Pengendali Api Dinas Pertanian, kepolisian, PLN, Satpol PP, serta warga sekitar turut membantu mengendalikan api.

Menurut Nurlaila, sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian yang cukup padat.

Baca  Disdukcapil dan TP PKK PPU Kolaborasi Gairahkan UMKM dan Kreativitas Lokal

“Upaya pemadaman dan pendinginan berjalan dengan melibatkan semua unsur sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya,” katanya.

Data sementara mencatat ada tiga kepala keluarga terdampak dengan total tujuh jiwa. Warga yang terdampak antara lain Bahrun (35), Ika Purwanti (42), Jubaidah (42), serta seorang penyewa bernama Sahri (55).

Selain pemadaman, BPBD juga melakukan pendataan korban serta memastikan kondisi lingkungan pascakebakaran tetap aman. Sejumlah pejabat daerah turut hadir di lokasi untuk memantau langsung penanganan, termasuk pihak kecamatan dan kelurahan.

Baca  BPJS Kesehatan Apresiasi Kejaksaan Negeri Kukar dalam Mendukung Program JKN

Terkait penyebab kebakaran, Nurlaila menegaskan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan sumber api secara pasti.

“Untuk penyebab kejadian, saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian guna memastikan sumber api dan faktor pemicu kebakaran,” tegasnya.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button