KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Prioritaskan Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda diarahkan untuk menjaga keberlanjutan program yang telah berjalan sekaligus memenuhi kebutuhan pelayanan publik. Kondisi fiskal dan berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas anggaran.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah mengatakan terdapat penyesuaian nilai anggaran dalam pembahasan sebelumnya. Anggaran yang semula disepakati sekitar Rp3,8 triliun turun menjadi sekitar Rp3,6 triliun atau berkurang sekitar Rp211 miliar.

Baca  3.921 Pelamar CPNS Kutim Bersaing untuk 280 Formasi

“Angka kesepakatan di nota itu di angka Rp3,6 triliun dari Rp3,8 triliun. Jadi ada pengurangan sekitar Rp211 miliar,” kata Helmi, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pengurangan anggaran membuat sejumlah kegiatan belum dapat dilaksanakan sepenuhnya karena masih menunggu kepastian dana transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, DPRD tetap mendorong program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat menjadi prioritas.

“Harapannya semoga dana transfer dari pemerintah pusat itu bisa kembali. Kalau kembali, insyaallah semua kegiatan itu akan dijalankan semua,” ujarnya.

Baca  Ketua DPRD Kukar Ajak Warga Jaga Semangat Juang

Helmi menjelaskan, program yang telah berjalan menjadi prioritas karena harus diselesaikan, termasuk kewajiban pembayaran pekerjaan infrastruktur. Pelayanan publik dan pembayaran utang juga menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran.

“Kalau bicara prioritas, pekerjaan-pekerjaan yang sudah berjalan ini wajib nanti harus dibayar. Kemudian infrastruktur, pelayanan publik, termasuk pembayaran utang,” jelasnya.

DPRD juga memperhatikan kondisi musim kemarau yang membutuhkan penanganan di daerah. Karena itu, anggaran belanja tidak terduga turut ditambah dalam pembahasan APBD.

Baca  Pemprov Kaltim Apresiasi Perjuangan Veteran RI

“Ditambah lagi sekarang ini kan musim kemarau. Jadi tadi anggaran tidak terduganya juga ditambah. Nah, di situ fokusnya,” pungkasnya.

DPRD Kota Samarinda selanjutnya akan melanjutkan pembahasan Raperda APBD 2027 sesuai tahapan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan kebutuhan masyarakat. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button