KaltimSamarinda

Saefuddin Zuhri: Pekarangan Produktif dan Sanitasi Sehat Jadi Kunci Pencegahan Stunting

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyerahkan bantuan secara simbolis dalam kegiatan Program GENTING Non Nutrisi. (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Membangun generasi yang sehat membutuhkan perhatian menyeluruh, bukan hanya pemenuhan gizi, tetapi juga lingkungan tempat tinggal yang sehat dan ketahanan ekonomi keluarga.

Atas dasar itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat pencegahan stunting melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Non Nutrisi dengan mendorong pembangunan jamban sehat dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Program tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Keterampilan Budidaya Tanaman Pekarangan di Aula Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini dibuka Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, dan diselenggarakan bekerja sama dengan DPPKB Kota Samarinda serta DPD IPPRISIA Kalimantan Timur (Kaltim).

Baca  Diskominfo Kaltim Siapkan Data Center untuk Aplikasi Insentif Penjaga Rumah Ibadah

Dalam sambutannya, Saefuddin menegaskan pencegahan stunting harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dan intervensi yang menyentuh kebutuhan dasar keluarga. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan, meskipun terbatas, untuk menanam berbagai kebutuhan pangan, seperti cabai, tomat, dan sayuran.

“Rumah yang ideal bukanlah rumah yang paling megah dindingnya, melainkan rumah yang paling subur kepedulian pangannya. Kita ingin mengubah pekarangan rumah yang selama ini mungkin hanya sekadar kosong menjadi lumbung hidup keluarga yang mandiri,” ungkapnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diterapkan dan ditularkan kepada masyarakat sekitar agar manfaatnya berkelanjutan.

Baca  Samarinda Raih Indeks Pembangunan Tertinggi, Andi Harun Dorong Kinerja OPD

Saefuddin mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, pembangunan jamban sehat dan pemberdayaan ekonomi keluarga merupakan langkah yang saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini juga diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman antara DPD IPPRISIA Kaltim dan DPPKB Kota Samarinda.

“Pemerintah Kota Samarinda akan selalu berdiri membersamai langkah-langkah pemberdayaan seperti ini demi mewujudkan Samarinda sebagai kota yang maju, sejahtera, dan bebas dari stunting,” ucapnya.

Untuk memastikan keberlanjutan program, peserta pelatihan akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan selama enam bulan. Kegiatan ini melibatkan PKB/PLKB, TP PKK, UPPKA, serta perangkat terkait.

Baca  Bangun Hubungan Harmonis, Ketua DPRD Sugiyono Apresiasi Pj Gubernur Kaltim

Saefuddin berharap sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan mitra swasta terus diperkuat sehingga manfaat program benar-benar dirasakan keluarga penerima.

Melalui GENTING Non Nutrisi, Pemkot Samarinda mendorong terwujudnya keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan produktif sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting sejak lingkungan rumah tangga. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button